BUMD Jangan Ulangi Kejadian 5 Tahun Lalu

  • Whatsapp
Bupati Bangka Selatan (Basel) Justiar Noer menyampaikan langsung Reperda Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daeran dan BUMD PT Bangun Basel kepada DPRD Basel melalui Rapat Paripurna yang digelar Senin (20/2/2017).(foto: raw).

Penyertaan Modal Tidak Diserati LPj
Bupati Sampaikan Dua Raperda

TOBOALI – Wakil Ketua DPRD Bangka Selatan (Basel) Samsul Bahri berharap keberadaan PT Bangun Basel dapat memberi dampak positif bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Basel.

Ia mewanti-wanti Badan Usaha Milik Darah (BUMD) jangan mengulang peristiwa 5 tahun lalu penyertaan modal sebesar Rp5 miliar tidak disertai dengan laporan pertangungjawaban keuangan. “Dan kita pada periode DPRD sebelumnya telah membentuk pansus mengenai BUMD ini, sudah kita panggil semua manajemen BUMD. Kesimpulannya kita serahkan kepada penegak hukum jika memang ada penyalahgunaan,” kata Samsul kepada wartawan Senin (20/2/2017).

Ia juga menyinggung laporan BPK RI setiap tahunnya selalu menyebutkan penyertaan modal kepada BUMD sebesar Rp5 miliar. “Berapa uang yang sudah dipakai, sisanya berapa, aset yang dibeli apa saja, mereka tidak bisa menyajikan laporan penyertaan modal Rp5 miliar,” imbuhnya.

Samsul berharap BUMD PT Bangun Basel dibawah kepemimpinan Sopian mantan Kawasprod Toboali dapat memaksimalkan tugas dan fungsinya. “Jangan sampai kejadian seperti kemarin. Pak Sopian kita harapkan dapat memacu BUMD, Komisi II akan mengawasinya. Kita harapkan BUMD dapat menjadi lokomotif PAD Basel,” ungkapnya.

Politisi Gerindra ini, berharap Komisi II DPRD Basel dapat mengawasi keberadaan BUMD PT Bangun Basel lebih intens terkait masalah keuangannya. “Kita berharap BUMD ini jadi lokomotif PAD, karena sampai sekarang PAD kita belum bergerak banyak dibanding PAD kabupaten lain, kabupaten tetangga juga PAD-nya sudah sampai Rp100 miliar,” kata Samsul.

Sebelumnya, Bupati Basel Justiar Noer kemarin siang menyampaikan dua Raperda kepada DPRD Basel. Dua Raperda tersebut adalah Raperda Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Raperda Perubahan atas Perda Basel No 10 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Bangun Bangka Selatan.

Raperda PT Bangun Basel diajukan dengan harapan dapat merumuskan kebijakan yang tepat yang dapat mengoptimalkan pemanfaatan potensi ekonomi Basel. “Dalam Perda sebelumnya telah mengatur tata cara pengelolaan perusahaan secara baik, namun belum mengakomodir semua bidang usaha yang potensial untuk dilaksanakan PT Bangun Basel. Oleh karena itu, perlu dilakukan perubahan kembali dengan harapan PT Bangun Basel dapat bekerja optimal memanfaatkan potensi ekonomi Basel,” jelas Justiar saat menyampaikan Raperda dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Basel.(raw/3)

Related posts