BRI Pakai Data Dukcapil Layani Rekening Online

  • Whatsapp

PANGKALPINANG- Data kependudukan yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) kini dimanfaatkan untuk membuka rekening secara online. Adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang pertama kali menggagas untuk memudahkan layanan kepada nasabah.

Pembukaan rekening secara online bisa dilakukan calon nasabah di agen BRILink yang ada di seluruh kabupaten dan kota hingga pelosok desa. Demikian disampaikan perwakilan dari DP3ACSKB Babel, Amrullah pada acara pembukaan rekening digital BRI di Novotel Bangka, Selasa (23/7/2019.

Menurut dia, data kependudukan di Babel sudah terekam dalam KTP elektronik, dan tinggal digunakan untuk berbagai kepentingan. Dia menyambut baik, BRI yang menggunakan data kependudukan ini untuk memudahkan layanan buka rekening secara online.

“Di Indonesia yang wajib KTP sebanyak 1.379.767 jiwa, yang sudah melakukan perekaman sejumlah 963.713 jiwa atau, yang belum rekam 5.030 jiwa atau 0,52 persen, ini data kependudukan per 31 Desember 2018,” sebut Amrullah.

Dia berharap pada tahun ini, target 75 persen penduduk memanfaatkan layanan BRI ini dapat tercapai dengan membuka rekening secara online.

Direktur Network dan Services BRI, Osbal Saragih mengatakan pembukaan rekening digital merupakan produk inklusi keuangan dari BRI, khusus untuk basic saving accounting, bebas biaya administrasi dan tidak ada batasan minimum

“Calon nasabah cukup hadir ke agen BRILink yang ada di lokasi masyarakat,tanpa harus ada setoran awal, dan selama enam bulan tidak ada transaksi keuangan, masih bisa aktif,” katanya.

Cita-cita BRI, sebutnya ingin melakukan literasi keuangan ke masyarakat, yang mana layanan BRI, sudah berhasil membuat rekening online, meskipun memang masih ada catatan harus dapatkan izin dari OJK.

“Kita sudah mengurus bersama Kemenko Perekonomian, karena merupakan aktivitas baru, mudah-mudahan dalam waktu dekat izin beproses dan ini sudah bisa dilaksanakan,” tandasnya.

Dengan memanfaatkan data digital ini, calon nasabah tak perlu lagi menuliskan data diri secara manual, cukup dengan mencocokan data dengan KTP elektronik, dan semuanya sudah terformat dalam formulir digital.

“Pembukaan rekening ini sudah bisa secara online. Kami berharap masyarakat bisa dengan mudah membua rekening dan transaksi di BRILink juga akan meningkat serta peningkatan nasabah baru,” ulasnya.

Seiring teknologi, sebut Osbal, transaksi keuangan melalui elektronik saat ini jauh lebih banyak dibandingkan secara manual di kantor cabang BRI. Dalam sosialisasi dan pembukaan rekening digital ini, BRI mengundang para BRILink, mahasiswa dan masyarakat.(nov/10)

Related posts