Bos Monazite Jadi Tahanan Jaksa

  • Whatsapp
Bos monazite Dul Ketem tersangka Karhutla dilimpahkan pihak Polres Bangka ke kantor Kejaksaan Negeri Bangka, Senin (20/1/2020). (foto: Zuesty)

SUNGAILIAT – Kejaksaan Negeri Bangka menjebloskan Abdullah alias Dul Ketem dan Herman tersangka kasus pembakaran hutan dan lahan di kecamatan Kerawang ke penjara Lembaga Pemasyarakatan Bukit Semut Klas II B Sungailiat, Senin (20/1/2020).

Hal tersebut diketahui setelah penyidik Satreskrim Polres Bangka melakukan pelimpahan tahap dua kasus karhutla yang diduga dilakukan kedua tersangka ke Kejaksaan Negeri Bangka tadi pagi.

Saat proses pelimpahan tahap dua berlangsung, puluhan aparat kepolisian dari Polres Bangka berjaga jaga di kantor Kejaksaan Negeri Bangka terkait informasi akan adanya aksi yang akan dilakukan sekelompok massa simpatisan dari tersangka atas tahap dua yang dilakukan penyidik ke Kejari Bangka.

Pantauan dilapangan, tahap dua kasus karhutla yang melibatkan salah satu bos monazit sebagai tersangkanya ini berlangsung ketat lantaran dikawal puluhan anggota kepolisian yang berjaga dikantor Kejaksaan Negeri Sungailiat.

Baca Lainnya

Tak lama berselang, sekitar pukul 09.51 WIB, iringan mobil yang membawa tersangka dari Polres Bangka tiba dihalaman kantor Kejari Bangka dan kedua tersangka langsung digiring ke ruang pidum Kejaksaan setempat oleh penyidik Satreskrim yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Bangka.

Usai tahap dua dilakukan, Jaksa Penuntut Umum mengalihkan status penahanan kedua tersangka dari tahanan kota menjadi tahanan rutan dan kedua tersangka dilakukan penahanan dan dititipkan ke Lembaga Pemasyarakatan Bukit Semut Klas II B Sungailiat.

Disela sela proses tahap dua berlangsung, kuasa hukum kedua tersangka, Abdul Jalil mengaku selama proses penyidikan berlangsung hingga proses tahap dua, kedua kliennya kooperatif dan menghargai proses hukum yang sedang berjalan.

Terkait informasi akan adanya aksi yang dilakukan sekelompok massa di kantor Kejaksaan Negeri Bangka saat proses tahap dua berlangsung dibenarkan oleh Jalil.

“Terkait akan adanya aksi demo dan sebagainya itu tidak ada niatan kita seperti itu. Tapi ketika ada orang yang akan memberikan dukungan moril, itu sah-sah saja. Tapi disini kita kooperatif intinya dan buktinya tidak ada massa di Kejaksaan hari ini,” terangnya.

Related posts