by

‘Bon-bon’ Sudah tak Lagi Menetap di Disbudpar

MANGGAR – Bagi warga yang pernah berkunjung ke Objek Wisata Unik Ngenjungak (OWUN) atau Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur, nama ‘Bon-Bon’ mungkin akrab di telinga pengunjung. Bon-Bon adalah nama buaya yang jadi salah satu ikon OWUN Kantor Disbudpar.

Biasanya para pengunjung maupun turis yang mampir selalu tertarik dengan Bon-Bon. Ada yang memberi makan, ada juga yang mencoba untuk berinterakasi dengan hewan yang sudah kurang lebih 5 tahun menjadi penjaga Disbudpar ini.

Namun, terhitung sejak, Selasa (6/11/2018) ‘Bon-Bon’ sudah tak lagi menetap di Disbudpar Kabupaten Beltim. Rumahnya pun berpindah ke Wisata Alam Wangi Hijau di Kecamatan Dendang.

‘Bon-Bon’ yang awal kedatanganya hanya sepanjang 40 cm ini, sekarang badannya sudah mencapai 2 meter, dengan bobot kurang lebih 170 kilo. Kandangnya yang sempit di tengah-tengah kantor, membuatnya membuatnya kurang leluarsa untuk bergerak.

“Kita pindahkan karena kita kasihan saja. Semakin hari badannya kian membesar, jadi dak pantas lagi di kandang ini,” kata Kepala Disbudpar Evi Nardi kepada Diskominfo Beltim, kemarin.

Menurut Evi, ‘Bon-Bon’ dibawa ke habitatnya yang baru yakni di Wisata Alam Wangi Hijau. Dari tempat itu pula, Disbudpar Beltim akan diberikan pengganti yang baru, yakni buaya lain yang masih kecil.

“Kita change saja, tukar sama buaya yang lebih kecil. Biar kandangnya lebih pas. Bon-Bon di sana ditaruh di penangkaran,” ungkap Evi.

Evi membantah alasan dipindahkannya ‘Bon-Bon’ lantaran Disbudpar tidak sanggup memberi makan, mengingat makanan binatang peliharaan tidak ditanggung APBD. Malah dikatakannya adanya kebun binatang mini di OWON membuat wisatawan lebih tertarik datang.

“Kan kalau pembiayaan makanannya ada dari donasi pengunjung. Kalau mini zoo ini harus dipertahankan, malah kita berencana untuk menambah lagi koleksi binatang kita,” ungkap Evi.(yan/ver/3)

Comment

BERITA TERBARU