Bocah SD Tewas Ditabrak Polantas

  • Whatsapp

Hendak Menyeberang ke Sekolah
Kapolres: Proses Hukum Tetap Berlaku

TOBOALI – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa Gadung, Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (9/9/2017) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Seorang siswa kelas tiga SDN 16 Toboali, Dirga Rafa Arista (9) meninggal dunia akibat ditabrak mobil Jazz bernomor polisi BG 11xx PT yang dikendarai Brigadir FB, Anggota Satlantas Polres Bangka Selatan.

Read More

Kejadian bermula saat polisi lalu lintas atau polantas itu hendak menuju Mapolres. Saat bersamaan Dirga sedang menyeberang jalan menuju sekolahnya. FB yang ketika itu mendahului kendaraan didepannya tak menyadari Dirga sudah berada di depan hendak ke sekolahnya.

Lantaran jarak korban dengan mobil yang begitu dekat sehingga membuat tabrakan tak bisa terhindarkan. Akibat kecelakan itu tubuh bocah SD itu terpental beberapa meter kedepan.

Melihat itu, FB bersama sopir bus yang didahuluinya langsung menghentikan kendaraannya. Mereka langsung membawa Dirga ke RSUD Bangka Selatan. Hanya saja, benturan keras menyebabkan Dirga tak tertolong dan meninggal dunia.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Bambang Kusnarianto yang mendapat informasi peristiwa tersebut bergegas meluncur ke kediaman korban di Desa Gadung untuk melakukan sambang duka. Ia menegaskan meski penabraknya sebagai anggota polisi, Polres Basel tetap akan melakukan proses hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kita sebagai warga negara yang sama, apabila ada anggota polisi, proses hukum tetap berjalan. Kita sudah buatkan laporan serta melakukan pemeriksaan, pelaku saat ini sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Petugas kecelakaan juga sudah melakukan Olah TKP dan pengumpulan alat bukti,” jelas Bambang, kepada wartawan, Sabtu (9/9/2017).

Ia menceritakan kejadian berawal ketika anggota Brigadir FB hendak berangkat ke Mapolres untuk melaksanakan apel pagi. Ketika sampai di lokasi kejadian, kendaraan pelaku ingin mendahului kendaraan bus di depannya. Namun tidak menyadari di depan ada korban yang sedang menyeberang sehingga tabrakan tak terhindarkan.

“Kejadian sekitar pukul tujuh pagi, anggota kami ingin berangkat ke Polres, dari arah Simpang Nanas hendak melaksanakan apel pagi untuk beberapa kegiatan pada pagi ini. Mendekati lokasi kejadian ia hendak mendahului kendaraan, namun tidak diketahui di depan kendaraan terdapat korban yang menyeberang sehingga tabrakan terjadi,” jelas Bambang. (raw/1)

Related posts