by

BNNP Cokok 2 Residivis “Pemain” Sabu

-NEWS-141 views

BB 4,71 gram dan 2,66 gram
Jaringan Bandar Jakarta

PANGKALPINANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi Bangka Belitung berhasil meringkus 2 pengedar sabu-sabu. Mereka berhasil menangkap mereka dirumah masing-masing dari laporan masyarakat. Salah satu pengedar yakni, AG (29) warga Jalan Jend Sudirman, Gabek Pangkalpinang berhasil diamankan BNNP, yang dipimpin langsung oleh Kabid Pemberantasan, AKBP Arbain A Saleh saat penyergapan, Jumat (6/1/2017) lalu.
Hal ini dijelaskan Arbain saat conference pers di gedung BNNP Babel, Kamis (26/1/2017) kemarin mendampingi Kepala BNNP Babel, Kombes Pol Ardhie Subandri. Katanya, dari tersangka didapati 1 bungkus plastik bening jenis sabu-sabu dengan berat bersih 4,71 gram.
“Kita lebih pada kualitas bukan kuantitas, karena ini jaringan jadi kita munculkan ke media. Kami tidak lepas dari informasi masyarakat berhasil mengungkap salah satu pengedar ini,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan.
Ditambahkan Arbain, sabu ini didapatkan dari jaringan Jakarta dengan bandar berinisial AW yang masih dalam pengejaran dan masuk dalam DPO BNNP Bangka Belitung. Untuk menjerat kedua tersangka, BNNP Babel menggunakan pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana seumur hidup atau pidana penjara minimal 5 tahun penjara.
“Kita dapat informasi akurat ada transaksi kemudian kita dalami, dan didapat informasi target operasi AG residivis dalam kasus yang sama. Tim berantas dengan saya turun langsung berhasil menangkap tersangka dirumah kontrakannya. Kita akan kejar, AW yang menjadi target operasi kita,” urainya.
Sementara, AG enggan mengaku mendapat barang haram itu dari luar. Katanya, dia hanya kurir yang mendapat penghasilan sekali antar setiap melakukan operasi. “Jarang-jarang tidak sampai setiap hari. 2 tahun lalu saya bebas, sudah lama nggak bang, mulai tahun baru tadi. Ngambil barang di daerah kampak, ku pakai juga. Kadang dapat 300-400 ribu sekali antar,” akunya kepada wartawan.
Tersangka lain, IR (35) warga Jalan Abdullah Bursyah, Bukit Besar didapati barang bukti seberat 2,66 gram. IR merupakan pengedar dari jaringan di Jakarta dengan bandar AS yang saat ini dalam pengejaran dan masuk DPO BNNP Babel. “Ini juga berhasil kita amankan dari laporan masyarakat. Laporan warga, dirumah tersangka sering terjadi transaksi jual beli sabu-sabu. Setelah kita telurusi dan datangi kerumahnya, tersangka berusaha membuang barang bukti ke kloset kamar mandi,” tukasnya.
Pihaknya terus berupaya mengungkap peredaran narkotika di Bangka Belitung dan akan mengungkap tuntas, kedua jaringan besar itu. (ron/6)

Comment

BERITA TERBARU