by

BNNK Basel & Satlantas Tes Urine Sopir Bus

Badan Narkotika Nasional Kabupaten bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas Polres Bangka Selatan memberikan arahan sebelum dilakukan tes urine terhadap sejumlah sopir bus antar kota di Terminal Bus Toboali, Kamis (07/06/2018) pagi. (foto: dedi).

8 Supir Bus Negatif Obat Terlarang

TOBOALI – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas Polres Bangka Selatan melakukan tes urine terhadap sejumlah sopir bus antar kota di Terminal Bus Toboali, Kamis (07/06/2018) pagi.

Kepala BNNK Bangka Selatan, Akhmad Sobirin, mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal tidak diinginkan ketika para sopir melakukan aktivitasnya yang akan merugikan penumpang dan pengendara lainnya.

Menurutnya, untuk angkutan lebaran, ini pertama kalinya dilakukan sejak perubahan status Badan Narkotika Kabupaten (BNK) menjadi BNNK pada April 2017.

“Sebelumnya kita sudah melakukan hal ini seperti di instansi pendidikan, dan jika ada temuan kita akan koordinasi dengan pihak Satlantas Polres Bangka Selatan dan Insyaallah, mulai tahun ini akan rutin kita lakukan. Kita harapkan tentunya tidak ada sopir bus yang menyalahgunakan profesinya baik saat bekerja ataupun tidak, jangan menggunakan obat obat terlarang,” ungkapnya.

Dia menambahkan, jika ada sopir yang dicurigai dan terindikasi menggunakan narkotika walaupun bukan dalam kondisi mudik lebaran, pihaknya selalu siap membantu pihak kepolisian untuk melakukan tes urine.

Sementara itu, Kapolres Bangka Selatan AKBP. Aris Sulistyono melalui Kasatlantas AKP. Adi Wirana berharap berharap tidak ada supir dan kernet yang kedapatan menggunakan narkoba karena akan mempengaruhi jiwa dan psikis supir dan kernet tersebut.

Hal ini, kata Adi, tentunya dapat membahayakan para penumpang dan pengguna jalan lainnya. “Kita harapkan jangan ada sopir atau kernet yang menggunakan narkoba, karena sangat berbahaya baik bagi dirinya maupun penumpang ungkap Adi Wirana. Dari 8 orang sopir dan kernet yang diambil sample urinenya, hasil semuanya dinyatakan negatif,” ungkapnya.

Sebelumnya, Rabu kemarin Kapolres Basel AKBP Aris Sulistyono beserta melakukan pengecekan moda transportasi mudik lebaran ke Terminal Bus Toboali. Dua Bus penumpang Rute Toboali- Pangkalpinang yang merupakan jalur utama mudik lebaran dan satu bus penumpang tujuan Toboali-Sadai dilakukan pengecekan sebagai sampel.

Hasilnya, berdasarkan keterangan dari bagian penguji kendaraan Dishub Basel, Ketiga bus tersebut belum layak jalan karena kondisi bus tidak standar dan tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan. (raw/3).

Comment

BERITA TERBARU