by

BJPS Pangkalpinang Keluarkan Rp261,576 Miliar

Untuk Biaya Kesehatan Peserta 2018

PANGKALPINANG – Total pembiayaan kesehatan yang telah dikeluarkan BPJS Kesehatan Pangkalpinang hingga September 2018, ternyata sudah mencapai Rp261.576.291.082. Biaya ini terbagi dalam lima item, yang paling besar adalah dikeluarkan untuk Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL).

Demikian dikatakan Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Pangkalpinang, Yulisdina Natalia dalam acara “Ngopi Bareng Media Bincang-Bincang Program JKN-KIS bersama BPJS Kesehatan”, Rabu (12/12/2018).

“Pembiayaan kesehatan ini terbagi dalam lima item. Biaya yang paling besar dikeluarkan untuk Rawat Inap Tingkat Lanjutan sebesar Rp127.869.268.220 miliar,” papar Yulisdina.

Sedangkan penerimaan iuran BPJS, dijelaskannya baru mencapai Rp208.449.217.061 hingga September 2018. Dan, masih ada biaya yang tertunggak dari peserta mandiri sekitar Rp44 miliar.

“Untuk peserta mandiri yang paling banyak menunggak terdapat di Kabupaten Bangka, yaitu sebesar Rp13 miliar. Total seluruh tunggakan Rp44 miliar,” urainya.

Pihaknya sudah melakukan telekolekting, yaitu dengan menelpon langsung para peserta agar segera melunasi tunggakan iuran untuk menagih tunggakan iuran BPJS Kesehatan ini.

“Selain itu, kami juga ada kader JKN yang diambil dari tokoh masyarakat yang ada di daerah itu untuk melakukan telekolekting. Mereka ada pelatihan dari kami agar dapat membangun kesadaran masyarakat untuk dapat membayar iuran JKN,” jelasnya.

Dia menambahkan, bagi masyarakat yang menunggak pembayaran ini direkomendasikan ke pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk dialihkan ke Peserta Bantuan Iuran (PBI).

“Sebelum Perpres Nomor 82 keluar, peserta wajib membayar tunggakan maksimal satu tahun meskipun dia menunggak dari 2014. Namun dengan adanya regulasi terbaru ini, para pserta yang menunggak wajib melunasi sebanyak dua tahun. Untuk masalah ini saya sudah sosialisasikan dan informasikan kepada para peserta,” tandasnya. (bis/1)

Comment

BERITA TERBARU