Bisa Dibuka Lagi, Lalu Lintas Kapal Akhirnya Normal Meski Akhirnya ..

  • Whatsapp

Jembatan Emas Ditutup untuk Kendaraan
Utamakan Jalur Laut

Muat Lebih

Pangkalpinang – Setelah sejak Minggu sore (3/2/2019) Jembatan Emas tidak bisa dibuka, akhirnya pagi tadi, Jumat (8/2/2019), sekitar pukul 04.30 pagi, jembatan emas bisa dibuka kembali. Sehingga lalu lintas kapal laut menuju dan keluar dari Pelabuhan Pangkalbalam kembali normal.
“Pagi tadi sekitar jam 04.30 WIB, jembatan bisa dinaikkan pada kedua sisi. Jembatan tetap akan difungsikan sebagaimana mestinya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Babel, Noviar Ishak, Jumat (8/2/2019) melalui pesan WhatsApp.
Ia menyebutkan, sejak tidak bisa dibuka, pihaknya terus melakukan perbaikan dan upaya untuk meningkatkan menaikkan jembatan ini, meskipun diluar target yang ditetapkan, yakni Rabu, namun akhirnya jembatan bisa dinaikkan pada hari Jumat.
“Kemarin sempat kendala karena peralatan karena toko sparepart banyak tutup, setelah buka kita kerjakan tetapi belum maksimal, dan pagi tadi Alhamdulillah semuanya bisa terbuka,” sebutnya.
Paska kejadian ini, PUPR masih akan melakukan evaluasi dan memantau kondisi jembatan, dan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
“Kapal sudah bisa melintas, dan lalu lintas laut akan kita utamakan,” pungkasnya.
Pada saat kejadian ini, kepala dinas PUPR juga standby memantau perkembangan dan perbaikan jembatan, ia ingin memastikan perbaikan ini berjalan dengan cepat dan jembatan bisa dinaikkan.
Sementara itu, setelah jembatan emas berhasil dinaikkan paska rusak pada bagian mekanik hidrolik, jembatan ini akan ditutup untuk lalulintas kendaraan.
“Sementara masih ditutup untuk pengguna lalu lintas darat, kami mau melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jembatan tersebut,” ujarnya
Ia tak bisa memastikan hingga kapan jembatan yang membentang dari Air Anyir menuju Pangkalpinang ini, kapan akan dibuka untuk lalulintas kendaraan.
“Mungkin butuh waktu sekitar 1 minggu, kita lakukan pemeriksaan,” imbuhnya.
Kedepan, lanjut Noviar, pihaknya akan membatasi buka tutup jembatan ini, berkoordinasi dengan KSOP dan Pelindo. Dan akan lebih memprioritaskan lalulintas laut ketimbang lalulintas darat.
“Nanti kami akan buak kesepakatan, jembatan ini maksimal buka tutup tiga kali sehari, dan tetap akan memprioritaskan lalulintas laut, dengan memperhatikan pasang surut dan lainnya,” jelasnya.
Mantan Kadis Kominfo ini berharap, jembatan ini tidak mengalami kendala lagi, sehingga bisa beroperasi seperti sedia maka.

Lalu Lintas Kapal Kembali Normal

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemprov Babel, KA. Tajuddin menyebutkan, selama jembatan mengalami masalah, terdapat enam kapal yang tidak bisa keluar dan masuk dari dan ke pelabuhan Pangkalbalam.
“Sekarang jembatannya sudah terbuka, aktivitas pelayaran sudah normal seperti semula, Sebelumnya sempat ada 2 kapal sandar di dermaga Pangkal Balam yang menunggu selesainya perbaikan jembatan yaitu kapal STAR dan kapal Savita, tapi sekarang sudah melakukan aktivitas pelayaran seperti biasa, setelah jembatan rampung diperbaiki oleh tenaga teknis dari Dinas PUPR,” beber Tajuddin.
Selain yang berada di dalam, sebelumnya juga di muara pelabuhan ada 4 kapal yang menunggu untuk masuk ke pelabuhan, 2 kapal Roro, 1 kapal cargo dan 1 kapal tanker.
“Alhamdulillah setelah bascule jembatan sudah selesai diperbaiki, kapal-kapal tersebut saat ini sudah kembali melakukan rutinitas pelayaran dan bongkar muat seperti biasa,” tutupnya. (nov/6)

Pos terkait