by

Berpikir Cerdas dalam Membangun dan Mengelola Destinasi Wisata Bangka Belitung

Oleh: Nopa Laura
Mahasiswi FISIP UBB

Nopa Laura

Pembicaraan pariwisata di Indonesia sekarang sedang menjadi topik pembahasan yang sangat panas, dimana melejitnya angka peningkatan devisa negara yang dihasilkan dari sumber daya pariwisata negara yang ada. Semula, penghasilan negara hanya dari minyak bumi, kelapa sawit dan lain-lain. Pariwisata berada pada urutan sangat bawah sebagai penyumbang penghasilan negara Indonesia. Namun, seiring berjalannya, waktu hasil dari pariwisata Indonesia mampu menduduki peringkat ke empat sebagai penyumbang devisa negara Indonesia dan mampu meningkat sekian persen dari sebelumnya.
Oleh sebab itu, Indonesia sangat terkenal dengan kaya akan pariwisatanya yang menjadi salah satu omset terbesar dari alam yang dimiliki, dimana banyak wisata asing atau para turis yang menjadikan Indonesia menjadi salah satu incaran destinasi wisata yang ingin dikunjungi. Selain kaya akan tempat wisata juga biaya yang dikeluarkan sangatlah murah dibandingkan dengan wisata di negara lain. Indonesia kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki. Tetapi sayangnya itu, berbanding terbalik dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangatlah minim, tak heran jika banyak yang mempertanyakan mengapa negara Indonesia yang memiliki banyak SDA, malah masih menjadi negara berkembang? Dan itulah jawabanya, karena SDM yang dimiliki kurang dalam mengolah kekayaan alam yang ada.
Untuk itu, dari sekian banyak pulau yang ada di Indonesia, yang paling dikenal oleh para wisatawan asing adalah pulau Dewata Bali dan Pulau Lombok. Banyaknya wisatwana asing yang berdatangan ke kedua pulau ini, tidak lain dengan tujuan untuk liburan semata. Keindahan pantai dan budaya yang dimiliki telah mejadi daya tarik utama untuk mereka datang ke pulau Bali dan Lombok. Selain itu, menjadikan pulau Bali dan Lombok sebagai tempat wisata ternyata sangat berpengarauh terhadap pola pikir dan perekonomian masyarakat setempat.
Banyak juga selain Bali dan Lombok menjadi daerah wisata buruan para wisatawan asing lainnya. Beralih dari kedua pulau tersebut, pada saat ini adalah ada dua pulau yang menyatu menjadi satu provinsi yang sedang menjadi pemberitaan panas bagi wisatawan asing yaitu Bangka Belitung. Seringnya orang mengatakan bahwa Bangka Belitung merupakaan kekayaan wisata alam yang belum banyak diketahui oleh para wisatawan yaitu dengan sebutan “Bali Kedua”, karena keindahan alam seperti pantai tidak kalah indahnya dengan Bali dan Lombok. Sekarang sedang dalam menjadi trending topic pada negara-negara yang ada di dunia, salah satunya adalah di Jepang. Bangka Belitung sudah Mulai diperkenal dan diajurkan sebagai tempat wisata terbaru yang menarik untuk dikunjungi dalam buku panduan wisata yang ada di Jepang dengan disertai kecintaan orang Jepang terhadap novel Laskar Pelangi.
Namun, perlu diingat, untuk menyambut kehadiran para wisatawan mancanegara itu, apakah kita Bangka Belitung sudah sudah siap? Tentunya perlu diperhatikan ada tiga hal dari sekian banyak yang perlu dipersiapkan, yang pertama adalah infrastruktur dan transportasi, dan keramahan masyarakat setempat. Jika hal itu sudah kita lakukan, maka kita mau tidak mau harus memulai mengesploitasi sumber daya alam wisaya atau sumber daya wisata lainnya.
Hanya saja, kita harus belajar dari daerah atau negara lain, bagaimana mengesploitasi pariwisata yang kita miliki secara cerdas, sehingga mampu memberikan manfaat baik kepada kepada masyarakat setempat, daerah, bangsa dan negara, maupun kepada wisatawan itu sendiri.
Untuk mewujudkan itu, diperlukan rancangan yang baik agar dapat memperkirakan keuntungan dan kerugian jangka panjang dan jangka pendek. Juga diperlukan kerjasama yang baik antara tiga unsur yang saling menguatkan yaitu sistem, masyarakat dan destinasi. Ketiga hal ini tidak dapat dipisahkan, karena saling berkaitan satu sama lain. Diantaranya sistem seperti pemerintah yang bertujuan mengeluarkan peraturan- peraturan dan kebijakan seperti, PERDA, PERDES, UU dan lain sebagainya. Kemudian dibantu masyarakat yaitu sebagai agensi/aktor peggerak yang bekerjasama dengan pemerintah untuk membangun destinasi yang baik agar terbentuknya ODTW ( Objek Daya Tari Wisata) yang tertata dan menarik para wisatawan untuk datang mengunjunginya.
Selain itu juga, perlu diingat bahwasannya tujuan membangun Bangka Belitung yang maju khususnya dalam bidang destinasi wisata, pemerintah dan masyarakat harus memperkirakan apa yang terjadi apabila wisata Bangka Belitung menjadi sangat maju, sehingga wisatawan baik dari lokal maupun mancanegara berdatangan untuk berkunjung. Apakah Bangka Belitung akan berubah menjadi Lombok dan Bali, bahkan bisa lebih maju itu kedua daerah itu, baik tentang dampak positif maupun negatifnya.
Maka dari itu, yo… masyarakat Bangka Belitung mulailah berpikir cerdas dalam membangun dan mengelola destinasi wisata Bangka Belitung dengan memanfaakan kekayaan alam yang dimiliki, dengan tujuan bukan hanya mendapatkan uang pamor, atau kemajuan wilayah semata, tapi, juga tujuan yang paling terpenting untuk diperhatikan adalah ekologi berkelanjutan, interaksi sosial-ekonomi, dan menjaga nilai-nilai adat istiadat budaya lokal.(***).

Comment

BERITA TERBARU