by

Berkah Ramadan, Omzet Lapis Susu Zulaikha Capai Ratusan Juta

-Moment-276 views

PANGKALPINANG – Omzet penjualan lapis susu brand Zulaikha dalam sepuluh hari terakhir sebelum lebaran Idul Fitri 1439 Hijrah meningkat drastis mencapai 100 persen dibandingkan hari-hari biasa.
Peningkatan omzet ini seiring dengan membludaknya pesanan konsumen untuk persiapan lebaran.

Owner Lapis Susu Zulaikha, Zulaikha mengatakan, sepuluh hari terakhir ini pihaknya memproduksi 3.000 loyang kue lapis susu dan lapis gulung. Mempekerjakan 18 orang karyawan, ia juga memproduksi 13 jenis aneka kue kering.

“Alhamdulillah berkah ramadan dan Idul Fitri, kami selalu kebanjiran orderan kue lapis susu, sepuluh hari terakhir omzet sekitar Rp450-500 jutaan, dengan modal kisaran Rp 300 juta,” ungkap Zulaikha, kepada wartawan di rumah produksi lapis susu di Jalan SMP 10, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, Rabu (6/6/2018).

Menurut Zulaikha, pada hari-hari biasa, ia hanya memproduksi 30 loyang kue setiap hari dengan omzet Rp 3-5 jutaan. “Karena banyak pesenan, saya merekrut 18 anak buah untuk membantu, gaji mereka satu hari Rp80 -100 ribu/orang, untuk bagian manggang kue beda lagi hitungannya, tergantung kecepatan memanggang,” jelasnya.

Awalnya, kata dia, untuk memulai bisnis ini sejak tahun 2013, ia hanya mengantongi modal Rp20 juta dan seiring perkembangan, produknya semakin laris hingga saat ini. Zulaikha juga aktif mengikuti berbagai kegiatan Dinas Koperasi dan UMKM dan menjadi binaan UPPKS BKKBN Babel.

“Sekarang bahan baku ada kenaikan harga sehingga harga kue juga meningkat, sebelumnya Rp170.000 per loyang sekarang Rp180.000 per loyang. Kami juga kesulitan untuk mendapatkan gas,” ujarnya.

Saat ini, pihaknya tidak lagi menerima pesanan kue karena sudah tutup beberapa hari terakhir dan tinggal mengerjakan pesanan orderan konsumen. “Pasaran sudah cukup luas, kita juga kirim ke Belitung dan beberapa toko makanan di Babel,” ulasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel, Elfiena mengatakan, menjelang lebaran ini, UMKM di Babel mengalami peningkatan produksi yang cukup banyak, terutama makanan seperti kue basah, dan makanan olahan ikan.

“Mereka produksinya bukan lagi untuk pasar lokal, tetapi sudah dikirim ke luar daerah, pelaku UMKM kita mengalami peningkatan pesenan dan otomatis produksi mereka juga meningkat,” terang Elfie.

Ia menyebutkan, akan terus membina pelaku UMKM yang ada di Babel, agar terus meningkatkan usahanya dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Seperti lapis susu Zulaikha ini, ia merekrut pekerja dari lingkungan sekitar, inikah memberdayakan tenaga kerja masyarakat dan meningkatkan pendapatan mereka,” imbuhnya.

Ia mengapresiasi, upaya dan kinerja yang dilakukan pelaku UMKM di Babel yang sudah bisa mandiri dan memasarkan produknya hingga ke luar Babel. (nov/10)

Comment

BERITA TERBARU