Berharap Penyaluran DAK Fisik 2020 Dipercepat

  • Whatsapp

Oleh: Wahyu Budiarso

ASN Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung

Bangka Belitung tahun 2020 ini mendapat alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sebesar Rp858,37miliar, naik 22,45% dari tahun sebelumnya. Peningkatan ini tentunya menggembirakan Bangka Belitung, karena memperbanyak kesempatan untuk meningkatkan berbagai infrastruktur maupun fasilitas pelayanan umum seperti pembangunan kelas dan laboratorium, puskesmas, pembangunan jalan dan jembatan, pasar, perumahan, sarana dan prasarana air minum sesuai dengan petunjuk yang ditetapkan.

Baca Lainnya

Manfaat dari DAK Fisik akan cepat dirasakan masyarakat apabila pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari DAK Fisik juga cepat. Sejalan dengan hal ini, Pemerintah telah mengevaluasi pelaksanaan DAK Fisik tahun 2019 agar semakin cepat terealisasi untuk tahun 2020. Salah satunya dengan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 130/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan DAK Fisik.

Beberapa ketentuan baru yang diharapkan mampu mempercepat penyaluran DAK Fisik antara lain bahwa penyaluran DAK Fisik tahun 2020 dilakukan per sub bidang untuk bidang yang mempunyai sub bidang. Berbeda dengan tahun lalu, penyaluran dilakukan per bidang. Artinya apabila ada sub bidang mengalami kendala maka akan mempengaruhi penyaluran sub bidang lain. Dengan penyaluran per sub bidang, hal tersebut diharapkan tidak terjadi lagi. Masing-masing sub bidang dapat melaksanakan kegiatan sesuai dengan kinerjanya masing-masing.

Penyaluran DAK Fisik yang tidak dapat dilakukan secara bertahap (nilai di atas Rp 1 miliar) atas rekomendasi dari Kementerian Negara/Lembaga (K/L)  juga dipercepat, semula paling cepat bulan Agustus menjadi bulan April. Rekomendasi dari K/L sendiri disampaikan kepada Kementerian Keuangan paling lambat Januari, maju 1 bulan dari batas waktu tahun lalu. Dengan percepatan penyaluran ini, tentunya akan mereduksi permasalahan ketersediaan dana guna pelaksanaan kegiatan.

Tentu saja kebijakan percepatan tersebut menjadi tidak berarti apabila Pemda sebagai eksekutor tidak berperan aktif mempercepat pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang bersumber dari DAK Fisik. Pemda diharapkan memperkuat koordinasi internal maupun eksternal, sehingga kegiatan dapat terealisasi sesuai rencana dan penyaluran dapat dilaksanakan secepatnya.

Salah satu penyebab beberapa kegiatan tidak dapat dieksekusi adalah terkait petunjuk operasional/petunjuk teknis. Guna mengurangi potensi kejadian tersebut berulang, di awal tahun ini Pemda memastikan petunjuk operasional telah ditetapkan oleh K/L. Sesuai Perpres Nomor 88 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis DAK Fisik,  petunjuk operasional ditetapkan paling lambat 2 minggu setelah Perpres diundangkan tanggal 27 Desember 2019 dengan ketentuan apabila terdapat perubahan ditetapkan paling lambat minggu ketiga bulan Februari. Segera setelah menerima petunjuk operasional, Pemda melakukan evaluasi kesesuaian dengan rencana kegiatan. Apabila terdapat ketidaksesuaian dapat segera dikoordinasikan dengan K/L terkait, sehingga kegiatan dapat dilaksanakan. Perubahan rencana kegiatan sendiri untuk tahun 2020, sesuai PMK hanya diperkenankan 1 kali dan disampaikan Pemda paling lambat minggu pertama bulan Maret serta dalam rangka optimalisasi penggunaan alokasi DAK Fisik berdasarkan hasil efisiensi anggaran sesuai kontrak kegiatan yang terealisasi.

Pemda, dalam hal ini Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) juga dapat melaksanakan reviu atas kegiatan DAK Fisik 2019 yang sudah selesai dilaksanakan, sehingga tidak terjadi penumpukan pekerjaan reviu menjelang batas waktu pengajuan dokumen persyaratan ke KPPN. Sekali lagi, koordinasi internal Pemda memegang peran penting dalam percepatan penyelesaian reviu oleh APIP.

Penyaluran DAK Fisik tahun lalu di Bangka Belitung dilaksanakan dengan tepat waktu meski terdapat beberapa bidang yang gagal salur dan beberapa kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan. Kiranya ini menjadi perhatian bagi seluruh pihak terkait agar pelaksanaan DAK Fisik 2020 berjalan lebih baik dan penyaluran dapat dipercepat. Kebijakan percepatan penyaluran yang telah ditetapkan pemerintah hendaknya disambut positif oleh Pemda dengan mempersiapkan segala persyaratan yang diperlukan untuk penyaluran DAK Fisik sejak dini. Harapan kita, peningkatan DAK Fisik 2020 untuk Bangka Belitung mampu dioptimalkan untuk sebesar-besar kemakmuran masyarakat Bangka Belitung. (***)

Related posts