Berbagai Harapan Muncul dari Politisi Belitung Timur

  • Whatsapp
Ketua DPRD Belitung Timur saat memimpin Paripurna Hari Jadi Kota Manggar ke-148, Rabu (9/10/2019).(foto: istimewa).

MANGGAR – Walaupun pembangunan yang telah dilaksanakan di Kota Manggar sudah memberikan dampak yang positif bagi penduduk serta dapat menciptakan suatu kondisi ke arah pertumbuhan dan peningkatan kemampuan daerah dalam bidang kesejahteraan, keamanan dan ketertiban masyarakat secara merata, tapi perhatian akan kemajuan Kota Manggar tetap menjadi asa, tak terkecuali para anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur.

Berbagai harapan dan impian muncul di kalangan politisi Belitung Timur pada peringatan Hari jadi Kota Manggar pada 09 Oktober 2019 lalu.

Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur yang baru saja dilantik memberikan doa dan harapannya agar Kota Manggar menjadi lebih maju.

Rohalba, Wakil Ketua DPRD mengatakan harapan yang sama sesuai tema hari jadi Kota Manggar tahun ini yakni “Menjadi kota yang religius, cerdas dan semua yang dilakukannya itu menjadi berkah”.

“Kedepan ekonomi bisa lebih baik dari yang sekarang, aman tentram, kondusif dan pendidikan di Kota Manggar ini lebih maju kedepannya,” harap Rohalba ketika ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Belitung Timur.

Perkembangan yang signifikan dirasakan di Kota Manggar sekarang ini. “Pertama keadaan kota yang kondusif tetap terjaga, Allhamdulillah perekonomian Kota Manggar sekarang sudah maju. Padahal kita tahu keadaan ekonomi di Indonesia sekarang sedang stuck, tetapi kita melihat keadan Kota Manggar Insya Allah menjadi lebih baik,” ujar Rohalba, kemarin.

Lebih lanjut Rohalba mengatakan, hal yang perlu ditingkatkan untuk kemajuan Kota Manggar adalah Pendidikan Sumber Daya Manusianya, mengembangkan ekonomi kreatif dengan memanfaatkan Sumber Daya Lokal dengan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat Belitung Timur, terutama di Kota Manggar ini.

Hal senada juga disampaikan salah satu anggota DPRD terpilih pada Pemilu Legislatif 2019, Sudarsono Sulai. Ia mengharapkan kemajuan bagi Kota Manggar diusianya yang sudah menginjak 148 tahun. “Jadi, segala bidang baik itu bagian pemerintahan, pembangunan, maupun kemasyarakatan bisa lebih maju dan sukses kedepannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Belitung Timur, Fezy Oktolseja menyebutkan, kekayaan Kota Manggar zaman dulu menjadi perhatiannya, pabrik serta bangunan megah pusat Pemerintahan Belanda di Kota Manggar begitu menggambarkan modernisasi pada zaman dulu itu, di Manggar juga memiliki pusat perbengkelan kereta di Lipat Kajang, serta E.C (Electrische Centrale), sebuah bangunan penting yang dibangun di Bukit Samak. E.C merupakan stasiun pembangkit listrik bertenaga diesel. Pada masanya E.C sempat di klaim sebagai PLTD terbesar di Asia Tenggara, galangan kapal, hingga dermaga Kapal di Olie Pier.
“Harapan kedepan, kita semua bisa bersinergi mengembalikan kejayaan Kota Manggar seperti zaman dulu, seperti memiliki pelabuhan, rel kereta, dan stasuin pembangkit listrik,” tutup Fezy. (yan/kmf/3).

Related posts