Bencah Akan Kembangkan 173 Hektar Hutan Pelawan

  • Whatsapp

 

Hasil Penjualan Madu Pelawan Capai Ratusan Juta
Akan Dijadikan Kawasan Wisata
Bumdes Bencah Mandiri Kerja Sama dengan PT Timah

AIRGEGAS – Desa Bencah, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan ternyata bukan hanya berpotensi sebagai penghasil produk pertanian dan perkebunan saja. Desa yang berjumlah penduduk sekitar 6000 jiwa ini juga memiliki potensi yang tersembunyi yakni kawasan Hutan Pelawan yang luasnya mencapai 173 hektar.

Meski hanya diambil secara berkelompok oleh warga, hasil panen raya madu pelawan bisa mencapai puluhan hingga ratusan kilogram. Nilai penjualannya pun fantastis mencapai ratusan juta rupiah. Demikian dikatakan Kepala Desa Bencah, Heri Purnomo, A.Md, kepada wartawan, Rabu (26/1/2017).

“Alhamdulillah, masyarakat di Desa Bencah, selain berkebun lada, karet serta sawit, mereka juga bisa memanfaatkan keberadaan ratusan hektar hutan pelawan dengan membuat hunggai (rumah madu-red) dan bisa memanennya sendiri dan nilainya cukup tinggi dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Heri.

Menurut Heri, keberadaan ratusan hektar Hutan Pelawan ini telah dilirik bahkan diriset langsung oleh Tim Insitute Pertanian Bogor belum lama ini.

“Tim IPB bahkan telah datang dua kali ke hutan ini, melakukan riset langsung, mereka mengambil kulit serta pucuk pohon pelawannya, pada saat Fakultas Kedokteraan Gigi Universitas Indonesia melakukan kegiatan ini, mereka sempat menikmati madu pelawan, bahkan salah satu dosennya menghubungi saya, memesan madu lagi, namun karena belum musimnya, jadi belum bisa kita penuhi,” imbuh Heri.

Pemerintah Desa beserta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bencah berencana menjadikan kawasan Hutan Pelawan tersebut sebagai Kawasan Wisata Hutan Pelawan. Selain hutan, di kawasan itu juga terdapat sungai kecil yang berisi bermacam-macam ikan air tawar seperti ikan seluang.

“Ada sungai kecil juga, ikannya cukup banyak, ada ikan seluang, yang merupakan salah satu ikan favorit untuk dikonsumsi, biasanya dijual per ons Rp 10 ribu, kita berencana membuat Perdes Kawasan Hutan Pelawan Bencah, kita akan meminta petunjuk dari Pemkab Basel, karena Bappeda, Badan Lingkungan Hidup serta Dinas Kehutanan, serta Dinas Pariwisata sudah turun ke sana langsung, kawasan ini sangat berpotensi meningkatkan PAD Bencah jika dikelola dengan baik, untuk itu, saya terus mengingatkan masyarakat desa agar bersama-sama menjaganya, jangan dirusak apalagi ditambang,” pungkas Heri.

Di sisi lain, Kades mengungkapkan hasil produksi perkebunan lainnya seperti lada, karet serta sawit milik warga terus meningkat setiap tahunnya. Selain akan mengembangkan Hutan Pelawan, Pemerintah Desa Bencah juga fokus mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan. Saat ini, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bencah Mandiri telah bekerja sama dengan PT Timah dalam pengelolaan lahan eks tambang.

“ABPDes 2017 ini, kita juga menganggarkan bibit bagi warga yang kurang mampu, ada pembangunan WC, ada juga anggaran santunan kematian, kita juga mempunyai ambulan milik desa bantuan PT Timah yang siap 24 jam mengantarkan warga Bencah yang sakit,” ujarnya.

Heri mengungkapkan Pemdes Bencah juga berencana bekerja sama dengan PT Timah, Provinsi Babel dan Kabupaten Bangka Selatan untuk mengelola kolong eks tambang menjadi keramba apung ikan air tawar. Selain memiliki potensi desa, pemberdayaan masyarakat, Desa Bencah juga memiliki segudang prestasi, seperti tahun lalu Desa Bencah berhasil menjadi Juara I Lomba Gotong Royong tingkat Provinsi Babel dan menjadi tuan rumah Bulan Bakti Gotong Royong tingkat Provinsi Babel tahun 2016. Pemdes bersama BPD serta tokoh pemuda selalu aktif menggelar kegiatan olah raga seperti Turnamen Sepak Bola, Futsal hingga Grasstrack. (raw/10)

Struktur Organisasi Pemdes Bencah

Kepala Desa : Heri Purnomo
Sekretaris : Wadi
Ketua LPM : Harun
Sekretaris : Kusno
Ketua PKK : Dahlia
Sekretaris : Syarifah Aini
Ketua Karang Taruna : Rino
Sekretaris : Dewi
Ketua BPD : Zulkarnain
Sekretaris : Doni Faizal

Related posts