by

Belum Pernah Disosialisasi, 51 Pasien RSJ Siap Nyoblos

-NEWS-53 views

SUNGAILIAT – Sebanyak 51 orang pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Pemprov Bangka Belitung (Babel) akan mengikuti hari pemungutan suara pada 17 April 2019 mendatang. Seluruh pasien itu sudah terdaftar di DPT dan akan menggunakan haknya sebagai warga negara Indonesia.
Kasi Pelayanan RSJ Babel, Martha Cahyadinata mengatakan saat diverifikasi hanya 52 pasien yang lengkap dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga bisa masuk dalam DPT.
“Kita hanya menyiapkan data-data pasien beserta NIK nya dan hanya 52 pasien yang memenuhi, tapi karena satu orang sudah pulang jadi tinggal 51 orang pasien yang terdaftar,” ungkap Kasi Pelayanan RSJ Babel, Martha Cahyadinata, Sabtu (13/4/2019).
Selain itu, ia juga mengatakan terdapat lima orang pasien rehabilitasi penyalahgunaan narkoba dan akan ikut mencoblos.
Pihak RSJ Babel juga sudah menyiapkan satu ruangan untuk pemilih dan akan digunakan para pasien tersebut dalam pesta demokrasi nanti.
Meskipun begitu, pihaknya mengaku belum ada sosialisasi tatacara pencoblosan bagi pasien-pasien di RSJ tersebut oleh KPU.
“Kami hanya menyiapkan data pasien saja kalau sosialisasinya belum ada dari KPU. Kalau dari pihak rumah sakit sendiri tidak berani, takutnya nanti dituduh intervensi untuk memilih salah satu calon,” terang Martha.
Meskipun begitu dalam pemilihan bagi warga pasien RSJ nanti akan didampingi oleh anggota keluarga atau perawat yang dipercayai.

TNI/Polri Doa Bersama
Terpisah, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Brigjen Pol Istiono mengikuti kegiatan Iktikaf dan Doa untuk Negeri bersama TNI-Polri di Masjid An Nur belakang Subdenpom AD Kecamatan Rangkui Pangkalpinang, Minggu (14/4/2019) malam.
Selain kapolda, kegiatan ini diikuti Wakapolda Kombes Pol Djoko Erwanto, Irwasda Kombes Pol Dicky Kusuma Wardhana, para pejabat utama Polda Babel, personel kepolisian, serta jamaah tabligh.
Kegiatan ini diawali dengan shalat Maghrib dan shalat Ghaib berjamaah di masjid itu. Dilanjutkan shalat Isya berjamaah dan tausiyah yang disampaikan Ustadz Ridwan serta doa untuk negeri dipimpin Ustadz Ghozali LC.
Kapolda dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Iktikaf dan Doa untuk Negeri tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan TNI-Polri dalam mengamankan Pemilu 2019.
“Kami TNI-Polri telah siap mengamankan Pemilu 2019. Kami juga akan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan memberikan suara pada Pemilu 17 April 2019,” ujarnya.
Tak hanya itu, Polri akan menjamin keamanan masyarakat sampai ke tempat pemungutan suara (TPS). “TNI-Polri Benteng Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). NKRI Harga Mati,” tegasnya di hadapan hadirin dan Muslim selaku Ketua Jamaah Tabligh Bangka Belitung berikut pengurus. (mg419/bis/1)

Comment

BERITA TERBARU