Belitung Timur Butuh 15 Ribu Lampu PJU

  • Whatsapp
Pegawai Dinas Perhubungans Pemkab Belitung Timur saat memperbaiki PJU di Desa Suka Mandi Damar, Belitung Timur.(foto: istimewa).

Fokus di Area Pemukiman Warga dan Rute Jalan

Manggar – Jumlah lampu jalan atau Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) sangat kurang memadai. Idealnya setiap 50 meter jalan raya setidaknya ada satu unit PJU.

Hingga September 2019 ini, di Kabupaten Beltim baru terdapat 2.216 unit PJU dengan 199 kwh. Padahal total jalan, baik jalan Negara, Provinsi maupun Kabupaten yang harus diterangi mencapai 750 kilometer, yang artinya membutuhkan total kurang lebih 15.000 unit Lampu PJU.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Beltim, Adlan Taufik melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Nur Ahsan mengakui jumlah ketersedian PJU masih belum mencukupi. Banyak area jalan yang masih gelap terutama yang berada jauh dari pemukiman.

“Malah kalau mau benar-benar ideal setidaknya kita harus mempunyai kurang lebih 28 ribu unit PJU, soalnya khusus di jalan Negara yang dua arah atau lebar seperti yang di Desa Padang itu butuh dua lampu setiap 50 meter,” ungkap Nur di ruang kerjanya Senin (9/9/2019).

Untuk mengatasi kekurangan unit PJU, Dinas Perhubungan hanya memasang PJU di setiap 100 meter. Pemasangan lampu jalan juga difokuskan di area pemukiman warga dan di rute jalan yang menikung atau berbahaya bagi keamanan pengendara.

“Yang kita utamakan itu di komplek perumahan warga, dan setiap tikungan atau jalan yang rawan kecelakaan. Tujuan diadakanyanya PJU memang untuk keamanan lalu lintas, keamanan lingkungan dan keindahan,” jelas Nur.

Didampingi Kepala Seksi Perlengkapan Jalan, Rully Irkhamsyah, Nur menambahkan akhir tahun 2019 ini Dinas Perhubungan akan kembali menambah 135 unit PJU baru. Lampu akan dipasang pada jalan Kabupaten yang baru dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

“Kita bertahap terus melakukan penambahan lampu, tiap tahun kita upayakan. Selain dari anggaran Kabupaten, Dinas Energi Provinsi juga ikut membantu penambahan PJU,” ungkap Nur.

Terkendala Kekurangan Sarana Prasarana dan SDM

Selain kekurangan jumlah PJU, Dinas Perhubungan Kabupaten Beltim juga kekurangan sarana dan tenaga untuk memperbaiki lampu jalan yang rusak. Setidaknya saat ini ada puluhan lampu jalan yang rusak atau memasuki masa tenggang.

Kepala Seksi Perlengkapan Jalan, Rully Irkhamsyah mengungkapkan Dinas Perhubungan hanya memiliki dua unit mobil crane PJU. Dua mobil ini digunakan untuk memasang dan memperbaiki kerusakan lampu di ratusan titik yang ada di Kabupaten Beltim.

“Makanya kalau ada pengaduan kerusakan tidak bisa langsung. Satu mobil untuk arah ke Gantung hingga pelosok Dendang, yang satu lagi untuk Manggar, Damar hingga Desa Cendil di Kecamatan Kelapa Kampit,” jelas Rully.

Menurut Rully, ia cukup keteteran dengan operasional perawatan PJU dan sarana yang tidak memadai. Ditambah lagi dengan kekurangan sumber daya manusia, mengingat hanya 6 orang tenaga perbaikan PJU yang dimiliki.

“Tiga orang untuk satu mobil crane. Sedangkan perbaikan cukup banyak, apalagi jumlah PJU akan ditambah,” ujar Rully.

Setiap tahun operasional PJU memakan biaya kurang lebih Rp 4 milyar. Biaya operasional tersebut berasal dari Pajak Penerangan Jalan yang dibayarkan oleh masyarakat. (yan/kmf/3)

Related posts