Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Belitung Miliki Gedung Isolasi Covid-19, Diklaim Pertama di Babel

RAKYATPOS.COM, MANGGAR - Rumah Sakit Umum Daerah Belitung Timur (RSUD Beltim) kini memiliki Gedung Isolasi khusus untuk Pasien COVID-19. Bangunan dan fasilitas senilai Rp 3,4 milyar itu diklaim baru satu-satunya atau yang pertama dimiliki oleh Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Gedung itu, telah diresmikan oleh Bupati Beltim, Yuslih Ihza, Jumat (15/1/2021) ditandai

dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita, dan disaksikan unsur

Forkopimda Beltim serta pimpinan OPD terkait.

Plt. Direktur UPT RSUD Beltim Vonny Primasari mengatakan, gedung isolasi memiliki 8 kamar

khusus untuk pasien COVID-19 dengan gejala sedang dan berat. Setiap kamar untuk satu

orang dengan dinding kaca tranparan yang dilengkapi dengan fasilitas ventilator udara.

“Empat kamar kita peruntukan untuk pasien COVID 19 dengan gejala kasus berat, tiga kamar

untuk kasus sedang dan satu kamar khusus pasien yang menjalani persalinan,” ungkap

Vonny.

Gedung yang terletak di seberang tempat isolasi pasien COVID 19 ini mempunyai banyak

fasilitas, seperti, seluruh ruang isolasi tekanan negatif, bilik sterilisasi udara bagi

dokter/perawat, EKG (elektrokardiogram), ruang rontgen serta depo obat tersendiri.

“Peralatan medis tersendiri semuanya kita pisah. Perawat masuk lewat pintu tersendiri.

Semua ruangan juga pakai kaca untuk mempermudah perawat memantau kondisi pasien,”

kata Vonny.

Namun ditekankan Vonny, jika Gedung Isolasi hanya khusus untuk merawat pasien dengan

gejala sedang dan berat. Sedangkan pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) atau ringan tetap

isolasi mandiri.

“Setelah hasil screening menyatakan arahnya ke sini, akan masuk ke sini. Sesuai dengan

kondisinya, kalau memang sedang ada ruangan khususnya, begitu juga yang berat,” jelasnya.

Dengan adanya fasilitas baru ini otomastis ruangan isolasi yang lama tidak akan digunakan.

Ruangan lama yang berada tepat di seberang gedung isolasi rencananya akan digunakan

untuk tempat cuci darah.

Bupati Beltim Yuslih Ihza menyatakan, Gedung Isolasi Khusus COVID-19 di RSUD Beltim,

merupakan yang pertama beroperasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kabupaten

Beltim baru satu-satunya Kabupaten/Kota yang memiliki ruangan isolasi dengan tekanan

negatif.

“Dari yang saya ketahui kita (Kabupaten Beltim-red) yang pertama di Bangka Belitung ini.

Inilah mengapa kita patut bersyukur,” tegas Yuslih seusai peresmian.

Yuslih mengatakan Pembangunan Gedung Isolasi COVID-19 merupakan sarana dan

prasarana yang bermutu untuk menunjang berbagai upaya pelayanan kesehatan baik pada

tingkat individu, keluarga maupun masyarakat terutama untuk mengendalikan pencegahan

dan pengendalian serta penularan COVID-19.

“Dengan adanya fasiltas dan gedung baru dapat memudahkan dalam penanganan pasien

COVID 19 di Kabupaten Beltim. Semoga dapat berfungsi secara optimal, tepat guna dan

tepat sasaran,” ucap Yuslih.

Selain itu, dengan fasiltas keamanan ruangan isolasi yang standard dan fasilitas terbaru

lainnya, Yuslih ingin agar ruangan baru ini dapat meningkatkan motivasi khususnya bagi para

tenaga kesehatan.

“Untuk memacu semangat para tenaga kesehatan dokter dan perawat yang bertugas di

ruang isolasi RSUD Beltim lebih giat dan semangat lagi. Karena mereka adalah garda

terdepan dalam melawan COVID ini,” ujar Yuslih.

Pembangunan Ruang Isolasi Tekanan Negatif COVID-19 di RSUD Beltim dimulai sejak 6 Juli

2020 dan selesai pada 12 Desember 2020. Bangunan dan fasilitas senilai Rp 3.485.474.000

ini menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler Tahun 2020. (yan/Kmf).

Diatas Footer
Light Dark