Bawaslu Risih Dugaan Gelembung Suara Viral

  • Whatsapp

Medsos Bukan Tempat Melapor

PANGKALPINANG – Ramainya postingan di medsos tentang dugaan-dugaan pelanggaran tingkat legislatif, rupanya membuat Bawaslu merasa risih.
Divisi Penindakan, Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Kota Pangkalpinang Novrian Saputra mengimbau, agar dugaan-dugaan pelanggaran Pemilu dapat dilaporkan secara resmi ke Bawaslu.
Pasalnya, selama ini dugaan pelanggaran pemilu justru ramai di medsos (media sosial). Hal ini juga, menanggapi terkait dugaan penggelembungan suara yang ramai diperbincangkan.
“Apabila menemukan pelanggaran atau apa, kita tekankan bahwa Facebook bukan tempat laporan, tempat laporan itu adalah masukan kepada sarana yang pas itu adalah Bawaslu. Jadi, jika ada dugaan pelanggaran pemilu, laporkan ke Bawaslu,” kata Novrian kepada wartawan, di sekretariat Bawaslu Pangkalpinang, Senin (22/4/2019).
Laporan pelanggaran tersebut, dijelaskan dia, nantinya akan dikaji dan diteliti terlebih dahulu oleh Bawaslu untuk pengambilan keputusan. “Konsekuensinya memang penyelenggara dalam hal ini tetap kita lakukan apabila itu ada persoalan tanpa kita mengeluarkan rekomendasi yang sifatnya perbaikan administrasi,” jelasnya.
Oleh sebab itu, dirinya mengimbau kepada pengguna media sosial dapat mempertimbangkan beberapa aspek sebelum membuat postingan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Kemudian menilai sesuatu itu apakah menggelembung atau tidak, mungkin perlu dikaji, kita tidak bisa mengatakan penggelembungan, ternyata ini adalah selisih penjumlahan,” tukasnya. (ron/6)

Related posts