Bawaslu Bateng Evaluasi Staf dengan Sistem CAT

  • Whatsapp
12 Staf Bawaslu Bangka Tengah sedang mengikuti tes CAT di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Bangka Tengah, Selasa (21/01/2020).(foto: tamimi)

KOBA – Sehubungan dengan berakhirnya kontrak kerja Staf Sekretariat non PNS, Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) melakukan tes evaluasi bagi seluruh staf teknis.

Kegiatan tes evaluasi Selasa (21/01/

Muat Lebih

2020) di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Kabupaten Bateng digelar dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), yang dipantau langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edi Irawan, Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng Robianto dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bateng Muhamad Utoyo dan Wahyu Tri Buwono.

Koordinator Sekretariat Bawaslu Bateng, Indra Gunawan mengungkapkan, evaluasi ini diselenggarakan berpedoman dengan surat Sekjen Bawaslu RI Nomor: 0032/SJ/KP.01.00/I/2020 tanggal 13 Januari 2020.
“Evaluasi ini dilakukan terhadap 12 orang staf teknis dari semua divisi,” ungkap Indra Gunawan.

Dia menjelaskan, dalam evaluasi dilakukan dengan sistem CAT yang seluruh soalnya bersumber dari Bawaslu RI. Setiap staf yang mengikuti evaluasi dapat mengetahui berapa nilai yang diperolehnya masing-masing.
“Evaluasi ini dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu tes tertulis dengan sistem CAT, evaluasi kinerja oleh masing-masing pimpinan, dan evaluasi kinerja oleh Koordinator Sekretariat,” urainya.

“Seluruh penilaian dilakukan oleh Bawaslu RI, termasuk assesment yang dilakukan oleh pimpinan Bawaslu Kabupaten. Jadi, kita tinggal menunggu hasil siapa saja staf yang masih dilanjutkan kontrak kerjanya,” ujar Indra, seraya menyatakan pengumuman hasil akan diketahui pada tanggal 27 Januari 2020 mendatang.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng, Robianto menambahkan, kegiatan evaluasi ini dapat menjadi tolak ukur dalam menilai kinerja staf. Untuk itu, ia berharap para staf yang mengikuti evaluasi ini dapat mengikutinya dengan serius.

“Apapun hasilnya, tetap semangat menjalankan fungsi dalam mendukung tugas-tugas pimpinan. Kita semua tentu ingin hasil yang terbaik. Namun, penilaian ini seluruhnya dilakukan oleh Bawaslu RI, jadi kita tunggu saja hasilnya,” katanya.

Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edi Irawan mengungkapkan, dari hasil evaluasi ini dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam melakukan penempatan terhadap staf di dalam suatu divisi.

“Proses evaluasi ini merupakan hal yang biasa dilakukan untuk mengukur kinerja staf. Artinya, SDM di Bawaslu memang dituntut untuk selalu fokus dalam bekerja. Makanya, evaluasi ini dilakukan dan memang penting untuk dilakukan,” tukasnya. (ran/3)

Pos terkait