Bawaslu Basel Ingatkan ASN dan Kades Jangan Terima Politik Uang

  • Whatsapp
Bawaslu Basel Sebarkan X-Banner Ingatkan ASN dan Kades Jangan Terlibat Politik Uang (ist)

 

*Bawaslu Sebarkan  X Banner

RAKYATPOS.COM, TOBOALI–  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan menyebarkan X-Banner ke Pemerintah Daerah, Panwaslu Kecamatan, Kantor Kecamatan dan kantor desa se- Kabupaten Bangka Selatan. (Selasa, 15/09/2020).

 

Baca Lainnya

Tujuannya adalah untuk mencegah agar tidak terjadinya pelanggaran 3 kategori yaitu Money politik untuk Panwaslu Kecamatan, Larangan Netralitas ASN untuk  Instansi Pemerintah Daerah dan  Pasal 71 ayat (1) UU  No. 10 Tahun 2016 tentang Pilkada untuk Kantor Kecamatan dan kantor Desa se- Kabupaten Bangka Selatan.

 

Sahirin selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan mengatakan ini salah satu langkah Bawaslu Basel untuk melakukan upaya pencegahan terkait money politik,  netralitas ASN dan Pasal 71 ayat (1) UU No.10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

 

Ada 3 fokus pengawasan Bawaslu Basel yaitu Money politik, Pasal 187 A ayat (1) dan (2) menyebutkan pemberi dan penerima politik uang atau materi lainnya dipidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan dan denda paling sedikit 200 juta rupiah dan paling banyak 1 milyar rupiah.

 

Netralitas ASN, pelanggaran netralitas ASN akan diberi sanksi administrasi dan/ atau sanksi hukuman disiplin mulai dari penundaan kenaikan gaji berkala s/d pemberhentian dengan tidak hormat. Pasal 71 ayat (1) UU pilkada menyebutkan pejabat negara, pejabat daerah, pejabat ASN, Pejabat TNI/Polri, kepala desa atau sebutan lainnya dilarang membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon dengan sanksi yang terdapat dalam pasal 188 yaitu pidana penjara paling singkat 1 bulan dan paling lama 6 bulan dengan denda paling sedikit 600 ribu rupiah dan paling banyak 6 juta rupiah.

 

“Kami menghimbau kepada masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan  Kepala Desa untuk tidak menerima politik uang dan menjaga netralitas ASN dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan Tahun 2020” Tegas Sahirin

 

Sahirin juga menambahkan bahwa tidak hanya ASN dan Kepala Desa, tapi seluruh lapisan masyarakat juga harus bersinergi dalam mensukseskan pemilihan bupati dan wakil bupati Bangka Selatan pada 9 Desember mendatang. (raw)

Related posts