by

Bawaslu Basel Bentuk Gugus Tugas Pengawal Hak Pilih

TOBOALI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melakukan Rapat Koordinasi Pembahasan Penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Pembentukan Gusus Tugas Pengawal Hak Pilih Masyarakat bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Basel dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bangka Selatan, Senin (10/09/2018).

Ketua Bawaslu Basel, Sahirin menyebutkan, rakor ini membahas tentang pemilih Non KTP E yang terdata dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), namun tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Berdasarkan norma hukum pada Undang – Undang nomor 7 Tahun 2017, jelas disebutkan bahwa yang mempunyai hak memilih adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang pada hari pemungutan suara sudah genap berumur 17 (tujuh belas) tahun atau lebih, sudah kawin, atau sudah pernah kawin dan Warga Negara Indonesia yang dicabut hak politiknya berdasarkan putusan pengadilan tidak mempunyai hak memilih,” jelasnya.

Data Pemilih yang belum memiliki KTP El akan disampaikan ke jajaran Bawaslu Bangka Selatan untuk segera melakukan perekaman KTP El agar dapat dimasukan ke dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

“Hasil rapat koordinasi kami, berdasarkan kesepakatan bersama bahwa pemilih yang belum memiliki KTP El yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) tetap diakomodir dan dimasukan kedalam Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan untuk mengawasi progres perekaman KTP El bagi pemilih yang belum memiliki KTP El Bawaslu Bangka Selatan membentuk Gugus Tugas bersama dengan KPU dan DUKCAPIL Bangka Selatan,” ungkap Sahirin.

Ia mengatakan, pembentukan Gugus Tugas ini dalam rangka menjaga hak pilih Warga Negara Indonesia (WNI) agar dapat menggunakan hak memilihnya pada pelaksanaan Pemilihan Umum Tahun 2019 di Kabupaten Bangka Selatan.

Hadir pada rapat koordinasi ini Amri, Ketua KPU Kabupaten Bangka Selatan, Rahmad Nadi, Anggota KPU dan Holid, Kasi Kependudukan Dinas DUKCAPIL Kabupaten Bangka Selatan.(raw/3)

Comment

BERITA TERBARU