Bateng Kekurangan Guru SD & SMP

  • Whatsapp

Hingga 2019, 57 Guru Pensiun

KOBA – Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mengalami kekurangan guru sebanyak 77 orang untuk jenjang SD dan SMP. Kekurangan guru tersebut hingga tahun 2017.

“Jika kita melihat berdasarkan kebutuhan dan rasio, maka kami mencatat hingga 2017 masih terdapat kekurangan sebanyak 77 guru SD dan SMP di Bangka Tengah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Bateng, Zainal saat dikonfirmasi Rakyat Pos, Senin (6/2/2017).

Dikatakannya, jumlah guru tingkat SD saat ini tercatat sebanyak 1.139 guru, sedangkan kebutuhan guru sesuai rasio dengan melihat jumlah sekolah dan murid yakni berjumlah 1.180 orang, sehingga terjadi kekurangan sebanyak 41 guru.

“Selain SD, jumlah guru untuk jenjang SMP pun saat ini, tercatat sebanyak 338 orang, sementara kebutuhan seharusnya sebanyak 374 orang atau mengalami kekurangan sekitar 36 guru,” terangnya.

Diungkapkannya, hingga tahun 2019 nanti kekurangan guru bertambah bila tidak ada penerimaan CPNS untuk formasi guru lantaran banyaknya tenaga pendidik yang pensiun.

“Hingga 2019, tercatat sebanyak 51 guru tingkat SD yang pensiun dan sebanyak enam guru SMP memasuki masa pensiun. Untuk itu, sudah pasti kekurangan guru bertambah,” tuturnya.

Ia menambahkan, berdasarkan data kekurangan guru untuk jenjang SD dan SMP banyak di Kecamatan Lubuk Besar yaitu 33 guru, Kecamatan Koba kekurangan 13 guru SD dan tiga guru SMP, Namang satu guru SD dan dua guru SMP, Pangkalanbaru delapan guru SD dan lima guru SMP, Simpangkatis hanya kekurangan satu guru untuk SMP dan Kecamatan Sungaiselan terdapat kekurangan sebanyak dua guru SD dan 16 guru SMP.

“Upaya mengantisipasi kekurangan guru SD dan SMP itu, maka Dinas Pendidikan mengangkat guru honor yang ditanggung APBD dan dana BOS,” tukasnya.(ran/3).

Related posts