Bateng dan YANBI Kerjasama Penerapan Teknologi MA11

  • Whatsapp
Keduabelah pihak memperlihatkan kesepakatan bersama yang telah ditandatangani bersama berkenaan dengan Penerapan MA 11 pada pertanian di Bangka Tengah.(foto: istimewa).

KOBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah (Bateng) melakukan kerjasama dengan Yayasan Anugrah Nusa Bangsa Indonesia (YANBI). Kedua pihak melakukan tandatangan kesepakatan bersama (MoU) bertempat di ANSA Homeschooling Jl. Klentengsari I Semarang, Kamis (16/05/2019).

Kerjasama tersebut mengikat kerjasama dua instansi ini, terutama dalam hal pembangunan pertanian Bangka Tengah berbasis pertanian organik terintegrasi (integrated ecofarming).

Hadir Bupati Ibnu Saleh, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pangan yang melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama tentang penerapan MA 11 pada pertanian di Bangka Tengah dan peningkatan Sumber Daya Manusia yang akan menerapkan teknologi MA 11 diwilayah itu.

Ketua Yayasan Anugrah Nusa Bangsa Indonesia Nugroho Widiasmani, mengapresiasi yang besar kepada Bupati Bateng karena sudah melaksanakan langkah-langkah yang sangat strategis untuk kemajuan daerahnya Kabupaten Bateng.

“Teknologi MA11 ini merupakan teknologi yang sangat ramah lingkungan dan kami sangat apresiasi kepada pak bupati karena menurut kami ini langkah yang strategis dalam memajukan daerahnya khususnya bidang pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Ibnu Saleh menyampaikan bahwa kerjasama ini sifatnya jangka panjang dan bukan hanya tentang MA11, namun tentang menghargai dan menyehatkan alam khususnya tanah pertanian. Alam akan memberikan kesejahteraan jika alam sehat.

“Saya pikir kerjasama ini, sifatnya jangka panjang dan akan dinikmati generasi penerus kita nantinya. Kerjasama ini bukan hanya tentang MA11. Tetapi tentang menjaga alam dan lingkungan kita. Saya yakin jika alam sehat dan seimbang, maka alam akan memberikan kesejahteraan untuk Bangka Tengah,” ungkapnya.

Katanya, Teknologi MA11 adalah teknologi pupuk yang berguna untuk mempercepat permentasi pengolahan pupuk organik yang mengandung 11 bakteri. “Penggunaan teknologi MA11 menekan penggunaan pupuk kimia sehingga unsur hara yang ada pada tanah dapat tetap terjaga,” tuturnya.

Kepala Dinas Pangan Sajidin menambahkan, Bangka Tengah merupakan kabupaten/ kota pertama di Babel yang melaksanakan kerjasama penggunaan teknologi MA11 untuk pertanian

“Kabupaten Bangka Tengah merupakan kabupaten/ kota pertama di Babel yang melaksanakan kerjasama ini, bahkan kita duluan dari pemerintah provinsi,” tambahnya. (ran/3).

Related posts