by

Basel Targetkan Produksi Ikan Capai 41.250 Ton

Optimis Kebutuhan Ikan Terpenuhi

TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) optimis kebutuhan ikan untuk masyarakat dapat terpenuhi sepanjang tahun 2019 ini. Hal ini didasari target produksi yang mencapai 41.250 ton ikan tangkap, 400 ton hasil budidaya dan 4.000 ton dari pengolahan.

Kabid Perikanan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Basel Abdul Haq menuturkan upaya yang dilakukan pemerintah kabupaten untuk merealisasikan target produksi tersebut dengan menggelar sejumlah pembinaan dan pendampingan kepada nelayan.

“Selain pembinaan dan pendampingan kepada nelayan, para pembudidaya dan pengolah akan di dorong juga dengan bantuan ke masyarakat. Baik alat tangkap, alat bantu penangkapan, paket budidaya dan rehabilitasi sarana prasarana perikanan,” ujarnya, Senin (18/3/2019).

Dengan target produksi itu, kebutuhan lokal ikan dapat terpenuhi dan bahkan melebihi. Dia berharap, seluruh stakholder terkait khususnya nelayan itu sendiri dapat bersama-sama komitmen bekerja maksimal, sehingga target produksi yang dipasang dapat terealisasi sesuai yang diharapkan.

Sebelumnya, Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan Kabupaten Bangka Selatan telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang. Keduanya sepakat untuk melakukan kerja sama tentang Pendidikan, Penelitian, Pengembangan, dan Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Untuk Pengembangan Sumberdaya Perikanan di Kabupaten Bangka Selatan.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan Suhadi mengungkapkan FPIK Undip merupakan mitra strategis dalam mendorong percepatan pembangunan pembangunan perikanan di Bangka Selatan. Dengan sejumlah keunggulan yang dimiliki seperti sumber daya manusia, perangkat kelembagaan yang mapan, serta kemampuan membuat riset dan kajian, maka peran Perguruan Tinggi dalam hal ini FPIK Universitas Diponegoro diharapkan berperan sebagai agen pembangunan (agen of development) untuk kemajuan Perikanan di Bangka Selatan dan berharap dalam waktu dekat action kegiatan segera dilaksanakan.

Sementara itu, Dekan FPIK Undip, Agus Sabdono menyambut baik adanya inisiatif bersama antara Pemkab Basel melalui Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan dengan Univiersitas Diponegoro dalam hal ini FPIK untuk dapat saling bekerja sama dalam pembangunan potensi kelautan dan perikanan di daerah.
Menurutnya, Universitas Diponegoro sendiri merupakan universitas dengan fokus pelaksanaan fungsi Tridharma Perguruan Tinggi di kawasan lingkungan pesisir (Coastal Eco Development). Ditambahkan juga bahwa Universitas Diponegoro adalah satu-satu nya Universitas di Indonesia yang mempunyai Laboratorium Mitigasi Bencana Pesisir.

“Kita semua berharap dengan adanya penandatangan Kerjasama ini, dapat memberikan manfaat bagi kemajuan Bangka Selatan,” imbuhnya. (raw/3)

Comment

BERITA TERBARU