Banyak Pegawai Pemprov Pensiun

  • Whatsapp

Aktifkan Iuran Korpri

Pangkalpinang – Setiap tahun, selalu terdapat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Bangka Belitung (Pemprov Babel) yang pensiun. Akibatnya, Pemprov Kekurangan tenaga untuk melaksanakan berbagai tugas, sementara rekrutmen CPNS yang dibuka masih belum bisa memenuhi kebutuhan pegawai.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Babel, Yan Megawandi tak menampik adanya kekurangan pegawai tersebut, karena memang selain kebutuhan yang masih belum terpenuhi, ada ASN yang juga harus mengakhiri masa tugasnya karena batasan usia.

“Kekurangan pegawai iya, dan persoalan mekanisme penggantian pegawai ditetapkan BKN, makanya kami selalu mengajukan proposal meminta tambahan kekurangan pegawai, cuma tidak semua yang kita inginkan dikabulkan, sebagai contoh beberapa pos yang butuh tetapi ketika diajukan belum bisa dipenuhi,” katanya, usai memberikan pembekalan dan santunan kepada ASN yang purnatugas, Jumat (12/4/2019).
Untuk menutupi kekurangan ini, Pemprov mensiasati dengan membuka rekrutmen tenaga kontrak, untuk membantu pekerjaan yang memang dirasakan perlu dan segera.

Namun, tidak semuanya juga harus dibantu dengan tenaga kontrak yang baru (rekrutmen baru), Pemprov juga memaksimalkan tenaga yang ada, baik ASN maupun tenaga kontrak yang ada.
“Kita harus optimalkan teman-teman yang ada disini, daripada mendatangkan pegawai baru kita juga mendayagunakan yang ada dengan semaksimal mungkin, termasuk dengan merekrut tenaga kontrak, secara ril bagian yang membantu pekerjaan,” tandasnya.
Tak hanya itu, kinerja pegawai juga harus dipacu kecepatannya untuk mengejar dan menyelesaikan pekerjaan yang harus dilaksanakan.

Sementara itu, ketika memberikan pembekalan kepada 15 ASN yang purnatugas, Sekda berharap dapat mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan sesama anggota Korpri, juga nantinya dapat berdiskusi untuk memberikan masukan-masukan terkait perkembangan Korpri ke depan.

“Tolong juga kalau kami terpeleset diingatkan sebagai yunior-yunior. Karena, di belakang kita semua ini, ada nama Korpri, ASN dan Pemprov Babel yang harus kita jaga bersama-sama,” imbuh Sekda.
Tak hanya memberikan pembekalan dan ucapan terimakasih atas pengabdian yang sudah diberikan ASN ini, Pemprov juga turut memberikan penghargaan atas jasa-jasa dan kinerja ASN dengan penghargaan yang dikumpulkan dari iuran Korpri.

“Selama satu tahun terakir para ASN di lingkup Pemprov Babel telah sepakat untuk mengaktifkan kembali iuran Korpri dengan tujuan dapat membantu ASN dan memberikan penghargaan kepada para ASN yang pensiun, baik ada yang sakit atau apa, kita berikan santunan dari dana ini, memang tidak besar, tetapi ada sedikit kepedulian,” bebernya.

“Kita berharap apa yang kita sumbangkan untuk mempererat silaturahim dan juga membawa kebaikan kepada kita semuanya. Memang jumlahnya tidak seberapa,” tambah Yan.
Kepala BKPSDMD Babel, Sahirman Jumli menambahkan, pihaknya akan secara rutin memberikan pembekalan kepada ASN yang akan pensiun , dan akan dilakukan pendataan setiap tiga bulan sekali, siapa saja yang pensiun.

“Nanti kita kumpulkan mereka, kita bersilaturahmi sekaligus memberikan sedikit penghargaan, sebagai rasa terima kasih atas pengabdian mereka,” ujarnya.
Iuran Korpri yang disumbangkan setiap ASN, kata Sahirman sudah ditetapkan aturannya sehingga nanti akan lebih jelas dan terarah pengelolaan dana tersebut.
“Kira akan evaluasi dana korpri ini, kalau lancar ini akan bermanfaat, dari pegawai untuk pegawai,” imbuhnya.

15 ASN yang pensiun ini, lanjutnya adalah dari periode Januari-April, dan nanti BKPSDM akan mendata dan mengumpulkan asn yang purnatugas bakti pada periode Mei hingga Juli.
“Selain santunan dari kita, ada juga penghargaan dari Taspen, saya ndak tau isinya, tetapi ini kita hargai sebagai bentuk kepedulian Taspen,” tukasnya.
Pensiunan ASN, akan menerima gaji pensiun yang akan dibayarkan setiap bulan ke rekening pensiunan sesuai dengan pangkat dan golongan terakhir.
Dari 15 orang ASN yang pensiun ini, tampak diantaranya dua pejabat struktural Pemprov Babel, yakni mantan Kepala Badan Penanaman Modal dan PTSP, Syafitri, dan kepala UPT Laboratorium Kesehatan Pemprov Babel, Burhasan. (nov/6)

Related posts