Bangun Pelabuhan Muntok dan Belitung, Erzaldi Minta Dukungan Menhub

  • Whatsapp

JAKARTA- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman meminta dukungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mendukung rencana pengembangan Pelabuhan Tanjung Ular di Muntok dan pelabuhan di Dendang serta Manggar, Belitung Timur.

Permohonan ini, disampaikan langsung oleh Gubernur Babel, kepada Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Babel, KA. Tajuddin, mengatakan pada pertemuan tersebut gubernur meminta pusat mengakomodir anggaran pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular melalui APBN 2020.

“Karena tahapan dokumennya sudah hampir tuntas, masih sedikit perbaikan dokumen SID dan satu dokumen izin lingkungan saja,” kata KA. Tajuddin dalam siaran pers yang diterima redaksi.

Dokumen izin lingkungan ini, sebutnya masih belum rampung karena menunggu pengesahan perda RZWP3K. Demikian juga dengan dua pelabuhan di Belitung Timur yaitu Pelabuhan Dendang dan Manggar, juga diharapkan dapat diakomodir dalam APBN 2020.

“Apabila pelabuhan tanjung ular ini bisa segera dibangun, maka dampak perekonomian nya akan sangat besar bagi masyarakat Bangka Belitung,” ujar Tajuddin.

Pelabuhan Tanjung Ular, katanya, membuka aksesibilitas dan konektivitas Babel ke pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Sementara pelabuhan Dendang dan Manggar akan menimbulkan multiplier effect yang besar bagi masyarakat dan merupakan jembatan menuju Jakarta serta Kalimantan dan pintu masuk ke Belitung.

“Alhamdulillah, pak Menteri Perhubungan merespons permintaan Gubernur Babel, untuk mengakomodir usulan pembangunan pelabuhan Tanjung ular dan pembangunan pelabuhan di Belitung Timur,” tandasnya.

Menteri Perhubungan pada saat itu meminta jajarannya membantu Pemerintah Daerah untuk percepatan penyelesaian dokumen yang masih diperlukan, bila perlu kata Menteri di Konsinyir aja, supaya cepat.

Pada kesempatan itu Gubernur didampingi Deputi Kemaritiman Bidang Infrastruktur, Ridwan Djamaludin dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Babel. Sedangkan Menteri Perhubungan didampingi Dirjen Perhubungan Laut dan Direktur Kepelabuhanan.

Disinggung mengenai rencana pengembangan pelabuhan Pangkalbalam, Tajuddin menyebutkan dalam pertemuan ini, difokus kan pelabuhan-pelabuhan yang dokumennya sudah selesai atau yang sedikit lagi akan tuntas.

“Sedangkan pelabuhan-pelabuhan yang dokumennya masih tahap awal seperti Pelabuhan Pangkalbalam belum dibicarakan pada saat itu, tapi tentunya akan dibicarakan lagi di waktu yang lain setelah dokumen pelabuhannya sudah tuntas,” pungkasnya.(nov/rls/10)

Related posts