Bangka Tengah Budidaya Lada Kombinasi Malada

  • Whatsapp
Bupati Bateng, Ibnu Saleh bersama petani Kelompok Tani Citra Trubus Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar.(foto: Muhammad Tamimi)

RAKYATPOS.COM, KOBA– Pemerintah Daerah Bangka Tengah terus melakukan terobosan dan inovasi dalam mewujudkan program ekonomi kerakyatan. Baru-baru ini, pemerintah daerah melalui dinas pertanian sedang mengembangkan budidaya tanaman lada kombinasi tanaman malada yang sejenis dengan lada.

“Saat ini kita mulai membagikan tanaman lada dengan malada sebagai batang bawah kepada petani di Bangka Tengah. Hal itu sebagai pemancing petani untuk mengembangkan lada kombinasi malada,” ujar Bupati Ibnu Saleh, Rabu (22/1/2020).

Muat Lebih

Dia menjelaskan kenapa lada dikombinasikan dengan malada. Hal itu bermaksud untuk mencegah terjangkit penyakit kuning yang selalu menjadi keluhan petani lada setiap melakukan kegiatan budidaya.

“Lada kita saat ini rentan dengan penyakit kuning, maka dari itu kita mencari solusi untuk menjawab keluhan para petani lada yakni menggunakan malada sebagai batang bawah dan lada sebagai batang atas,” ungkapnya.

Ibnu mengatakan pemerintah daerah memiliki kebun induk malada sebanyak 1.250 bibit di Dinas Pertanian Bangka Tengah. Dari kebun itulah nantinya dikembangkan secara luas oleh petani.

“Yang kita bagikan tadi masih beli, tapi ke depan kita sudah bisa memproduksi bibit sendiri karena kita ada kebun induk malada. Jika petani sudah bisa, maka pemerintah dorong membantu bibit malada untuk distek dengan lada,” ujarnya. (ran)

Pos terkait