Bangka Dapat Tambahan Satu Dokter Anak

  • Whatsapp

Dari Kemenkes RI
dr Then: Kita Masih Kekurangan Dokter

Then Suyanti

SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka akan mendapatkan bantuan tenaga satu orang dokter spesialis anak dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Bantuan tenaga dokter ini sebelumnya diajukan oleh RSUD Sungailiat ke Dinkes Bangka kemudian diajukan ke Pemprov Babel dan kemudian disetujui pihak Kemenkes.

“Sekarang ini jumlah dokter spesial yang ada di Kabupaten Bangka 52 orang dan untuk spesial anaknya ada dua dokter. Penambahan bantuan dokter spesialis anak dari pemerintah pusat berdasarkan dari usulan kita dalam rangka wajib kerja dokter spesialis (WKDS) sebagaimana pemberlakukan peraturan presiden nomor 4 tahun 2017 terhitung 12 Januari 2017,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka, dr. Then Suyanti, Jumat (7/4/2017).

Lebih lanjut dikatakan Then, pengajuan dokter tersebut, juga berdasarkan data kebutuhan dan pengajuan dari Dinkes Bangka sebanyak tiga orang, namun yang disetujui hanya satu orang dokter.

“Kita telah melakukan MoU dengan Kementerian Kesehatan dan RSUD Sungailiat telah dilakukan juga visitasi oleh tim dan layak untuk dikirim dokter spesialis anak karena kita masih kurang,” terangnya.

Then mengatakan berdasarkan ketentuan, pihaknya mengaku sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan penambahan dokter spesialis anak dengan mempertimbangkan banyak aspek mulai dari kelengkapan sarana dan prasarana kerja termasuk tersedianya rumah dinas dokter spesialis.

Selain itu juga, kata dia, faktor pertambahan penduduk yang meningkat menjadi salah satu hal juga untuk meningkatnya penyakit anak ini.

“Kita tahap pertama ini mengirimkan khusus bedah, anak, kebidanan, anastesi, dan penyakit dalam, kita semua sudah, kecuali anak kurang satu. Selain itu juga, kita juga sedang pengajuan untuk Rumah Sakit Eko Maulana Ali, nanti tim akan verifikasi ke lapangan, nanti disetujui atau tidak,” katanya.

Dengan adanya penambahan dokter spesialis anak di RSUD Sungailiat, kata dia, dapat melengkapi jumlah dokter yang tersedia dan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat terutama untuk kesehatan anak. “Rencananya tahun ini juga, kita masih menunggu (dokter-red) yang lulus, baru ditempatkan ke sini,” pungkasnya.(snt/10)

Related posts