by

Bang Tyo : Menggunakan Hak Pilih Berkontribusi untuk Negara

-Politik-90 views

“Insya Allah jika masyarakat memberi saya amanah di DPR RI…saya siap merasakan derita dan bahagia rakyat Babel,”

PANGKALPINANG – Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Kepuluan Bangka Belitung (Babel) Zuristyo Firmadata mengatakan, cara paling mudah berkontribusi untuk Negara adalah menggunakan hak politik dalam Pemilu. Karena itu Ia mengajak masyarakat Babel untuk menggunakan hak pilihnya pada 17 April nanti.

“Kalau mau kontribusi harta benda, tidak semua warga Negara mampu dan bisa. Kalau kontribusi nyawa, Indonesia sudah melewati zaman perjuangan kemerdekaan. Yang paling mudah berkontribusi untuk Indonesia yang kita cintai adalah gunakan hak pilih kita,” kata Bang Tyo -sapaan akrabnya saat bertemu masyarakat Bangka Barat belum lama ini.

Dengan menggunakan hak pilih, berarti sebagai warga Negara telah berkontribusi menentukan arah kebijakan Negara lima tahun ke depan melalui legislatif dan eksekutif yang dipilih.

“Ayo memilih, pilih calon terbaik yang kita yakini mampu membawa aspirasi kita menjadi kebijakan yang sesuai harapan kita,” ajaknya.

Bang Tyo meminta masyarakat Babel tidak apatis kepada politik dan Pemilu, apalagi sampai memilih Golput. Karena hal itu bukan sikap warga negara yang baik.

“Setiap warga negara bertanggungjawab atas kondisi negaranya, salurannya lewat pemilu. Memilih untuk menjadi golput sama artinya dengan bersikap menyerah. Itu adalah bentuk sikap apatis terhadap nasib bangsa ini ke depan,” pesannya.

Menurut pengusaha kelahiran Mentok Bangka Barat ini, perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tak akan bisa dilakukan hanya dengan bersikap golput. Karena dengan tidak memilih pun akan terpilih presiden, anggota DPR, DPD, DPRD.

“Artinya, mau tidak mau, suka atau tidak suka, setuju atau tidak, orang yang golput tetap harus mengikuti apa yang sudah menjadi pilihan orang lain yang berpartisipasi memberikan suaranya pada pileg dan pilpres,” tuturnya.

Jika ada kekecewaan terhadap partai politik dan para wakil rakyat harus direfleksikan dengan cerdas, bukan dengan golput. Karena dengan tidak menggunakan hak suara, justru akan terjadi pembiaran politik status quo dan mencederai kedaulatan rakyat.

Ia yakin, dari ribuan calon legislatif banyak orang-orang baik, jujur, berintegritas, punya kapabilitas, dan peduli dengan problem rakyat. Orang-orang terbaik ini jangan sampai tersingkir dan tidak terpilih hanya karena kehilangan suara pemilih apatis. Karena bila pemilih tak menggunakan haknya, berarti memberikan peluang kepada calon untuk memobilisasi suara. Jika tingkat partisipasi minim, ada peluang calon yang mampu memobilisasi suara lebih banyak akan punya peluang terpilih. Tapi calon itu belum tentu calon yang terbaik.

“Jadi datanglah ke TPS-TPS dan nyoblos sosok-sosok berintegritas. Berikan yang terbaik untuk Negara dan bangsa dalam bidang politik dengan menggunakan hak pilih memilih calon terbaik,” himbau pengusaha yang fokus mengembangkan ekonomi ummat ini.

Sebagai calon wakil rakyat Babel untuk berjuang di DPR RI, Tyo menyatakan siap menjadi telinga, mulut dan hati rakyat Babel di pusat.

“Insya Allah jika masyarakat Babel memberi saya amanah di DPR RI melalui Pemilu 17 April nanti, saya siap mendengar semua keluhan rakyat, saya siap menyampaikan aspirasi rakyat dan siap merasakan derita dan bahagia rakyat Babel,” janji Calon Anggota DPR RI nomor urut 1 Dapil Bangka Belitung (Babel) dari Partai NasDem ini. (*/rev/7)

Comment

BERITA TERBARU