Bandit Pecah Kaca Mobil Beraksi Lagi

  • Whatsapp
Pecah Kaca- Anggota Polsek Bukit Intan saat menunjukkan kaca mobil milik seorang guru yang pecah saat parkir di depan SMK Bakti Kelurahan Bintang, Kota Pangkalpinang, Rabu (11/9/2019) pukul 10.30 Wib. (foto: Dwi Sadmoko)

PANGKALPINANG – Setelah lama tidak terdengar aksinya, bandit spesialis pecah kaca mobil kembali beraksi di Kota Pangkalpinang. Korbannya kali ini adalah seorang guru yang mengajar di SMK Bakti Pangkalpinang.

Mobil guru yang bernama Noli Oktarini (30) warga Jalan Rustam Effendi, Kelurahan Selindung Baru
ini menjadi target pelaku saat parkir di depan SMK Bakti Kelurahan Bintang, Kota Pangkalpinang, Rabu (11/9/2019) pukul 10.30 Wib.

Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban menyetorkan sejumlah uang ke Bank Danamon sekira pukul 09.30 Wib. Selanjutnya pukul 10.15 Wib, korban meninggalkan bank dan menuju ke SMK Bakti. Kemudian korban memarkirkan mobil Datsun GO warna abu-abu BN 1358 PE di depan sekolah.

Tak lama berselang, korban yang hendak keluar sekolah, mengetahui kaca mobil bagian pintu depan pecah dan tas yang ada di dalam mobil raib dibawa pencuri. Atas peristiwa tersebut, korban kemudian melaporkannya ke polisi.

Kapolsek Bukit Intan AKP Adi Putra yang menerima laporan langsung menuju lokasi tempat kejadian perkara. Dikatakan dia, pelaku yang belum diketahui identitasnya hanya mengambil tas kosong yang tidak berisi uang atau barang berharga lainnya.

“Pelaku menggunakan benda keras ( diduga sejenis busi-red) untuk memecahkan kaca dan mengambil tas milik korban,” terang Adi Putra kepada wartawan, Rabu siang.

Ditambahkan Adi Putra, unit Buser dan Unit Intel Polsek Bukit Intan saat ini sedang berupaya mengungkap keberadaan pelaku. “Tim saat ini sedang di lapangan mencari dan menghimpun informasi terkait keberadaan pelaku, mudah-mudahan segera kami amankan,” tutupnya.

Hartati Terancam 5 Tahun Penjara

Terpisah, Polres Pangkalpinang menggelar konferensi pers kasus tindakan pencurian, Rabu (11/9/2019). Turut dihadirkan pelaku pencurian bernama Hartati (38) berikut barang bukti hasil kejahatan.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Jadiman menjelaskan pelaku ditangkap pada Selasa (3/9/2019) pukul 18.45 Wib di kawasan Jalan Letkol Saleh Ode Kecamatan Gerunggang.

“Berawal dari korban bernama Wahyuni Maidalena warga di Jalan Yos Sudarso yang melaporan kejadian pencurian di ruko miliknya pada 30 Agustus 2019 lalu,” jelas Jadiman.

Dari keterangan yang didapat petugas, pelaku berpura-pura menjadi pembeli di ruko milik korban yang menjual baju. “Pelaku ini sebelumnya berpura-pura menjadi pembeli dan terlibat perbincangan dengan korban, mengetahui korban lengah, pelaku langsung mengambil tas milik korban yang saat itu sedang menerima telepon,” bebernya.

Selanjutnya pelaku mengambil tas milik korban yang berisi cek BCA senilai 1,7 miliar, 3 buku BPKB kendaraan, STNK mobil, ATM, buku tabungan dan barang berharga milik korban. “Kasus ini terungkap berkat keterangan saksi dan keterangan korban yang menyebutkan ciri-ciri pelaku yang mengarah kepada Hartati,”terang Jadiman.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menghadirkan barang bukti berupa selembar cek, dua buah BPKB motor, satu buah BPKB mobil, empat buah STNK motor, dua buah STNK mobil, dua buah KIR mobil, sembilan buah buku tabungan, dua buah buku nikah, delapan buah kartu ATM, lima buah KTP dan empat buah dompet “Pelaku kami jerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara,” tutup Jadiman.

Sementara itu, pelaku Hartati enggan berkomentar banyak saat hendak di wawancara awak media. “Ia saya memang melakukan pencuiran, saya lakukan sendiri tanpa melibatkan orang lain,” kata Hartati.(das/10)

Related posts