Baliho BERIMAN Dirusak, Tim Lapor Polisi

  • Whatsapp
PENGRUSAKAN BALIHO – Salahsatu baliho dan spanduk kampanye pasangan BERIMAN di Simpang Muallim Desa Air Merbau Kabupaten Pulau Belitung, dirusak oknum simpatisan tak bertanggungjawab. (foto:ist)

Elektabilitas Tinggi, Dayat Diserang Kampanye Hitam
Ridwan Thalib: Calon Gubernur Kami Difitnah

PANGKALPINANG – Suasana Pemilihan Daerah Gubernur/Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Pilgub Babel) tahun 2017 sepertinya mulai memanas. Terbukti, telah terjadinya pengerusakan Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon (paslon) tertentu yang dilakukan oknum-oknum simpatisan tidak bertanggungjawab dan ingin membuat Pilkada Babel tidak kondusif.
Salah satunya pengerusakan APK Pasangan Calon Gubernur nomor urut tiga, Hidayat Arsani dan Sukirman. Tim pemenangan paslon dengan jargon BERIMAN (Bersama Hidayat-Sukirman) ini mengeluhkan perusakan spanduk dan baliho kampanye milik calon mereka. Perusakan itu dinilai sebagai praktik politik yang tidak sehat.
Sarifudin, Sekretaris Tim Pemenangan Paslon Hidayat Arsani-Sukirman di Kabupaten Belitung mengatakan, pengerusakan baliho dan spanduk kampanye pasangan BERIMAN ini terjadi di berbagai titik di Pulau Belitung. Seperti sengaja dirusaknya baliho yang dipasang KPU di Jalan Sijuk, Simpang Muallim Desa Air Merbau, Kabupaten Belitung.
Anehnya, pengerusakan baliho yang baru terjadi sepekan ini, hanya menimpa paslon BERIMAN dan pasangan BERKAH. Sementara baliho calon gubernur dan wakil gubernur lain yang berada di lokasi sama, masih dalam keadaan utuh.
Meski begitu, Sarifudin percaya masyarakat lebih cerdas, dan tidak akan terprovokasi terkait adanya pengerusakan baliho maupun spanduk yang menimpa calon gubernur ini.
“Pilkada Babel sejatinya mari kita laksanakan dengan gembira, tahapan sudah kita lewati dengan baik dan benar. Kampanye dialogis sudah berjalan dengan santun dan damai. Peristiwa pengerusakan alat peraga kampanye baliho pasangan BERIMAN oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ini, mencederai semangat Pilkada Babel yang damai dan santun ini,” ujar Sarifudin.
Dia menyampaikan, peristiwa pengerusakan baliho ini sudah dilaporkan pihaknya ke Bawaslu dan pihak berwajib. Ia berharap dengan dilapornya kasus ini, dapat memberi efek jera kepada pelaku dan meminta pihak berwenang seperti kepolisian dan Bawaslu segera menindaklanjuti laporan.
“Kita tidak tahu siapa pelakunya dan kita tidak menuduh menuduh pihak lain. Namun, ini sebuah peristiwa yang tidak boleh didiamkan. Dan kami meminta aparat keamanan untuk mengungkap. Saya berharap pihak berwajib dapat mengusut tuntas dan menangkap pelakunya. Apapun motifnya kita semua sangat menyayangkan kejadian ini,” tegas Sarifudin.
Disisi lain, ia juga menyatakan dengan perusakan atribut kampanye itu menunjukkan pasangan Calon Gubernur Hidayat Arsani diperhitungkan sebagai salah satu pesaing serius dalam pilgub yang akan digelar pada 15 Februari 2017 mendatang.
“Kalau ini bagian dari kampanye hitam, artinya kita sangat diperhitungkan oleh lawan,” tambahnya

Diserang Kampanye Hitam

Selain alat peraga kampanyenya dirusak, paslon Hidayat Arsani-Sukirman juga ternyata sejak lama diserang kampanye hitam. Elektabilitas Hidayat Arsani yang kian melejit, sepertinya membuat lawan politiknya khawatir. Kampanye hitam yang sengaja dibuat mulai dari fitnah tentang etnis, dituduh pengedar narkoba, hingga ke persoalan pribadinya yang tidak benar.
Ketua Tim Pemenangan Hidayat-Sukirman, Ridwan Thalib menyatakan fitnah yang lebih kejam terhadap pasangan cagub ini adalah dituduh penghianat terhadap kesepakatan Babel. Tuduhan dan fitnah itu pun sudah beredar di media sosial. Bahkan gencar dilancarkan untuk menjatuhkan kredibilitas pasangan BERIMAN.
“Calon Gubernur kami difitnah tidak mencintai Belitung, disebut cina, mualaf, disebut orang bodoh, bahkan difitnah jadi pengedar narkoba. Tapi itu semua kami tepis, tidak benar, itu fitnah dan masyarakat sudah cerdas. Terbukti kampanye kami paling ramai dihadiri warga,” kata Ridwan Thalib.
Ia mengaku sudah berkonsultasi dengan Tim Hukum dan Advokasi Hidayat-Sukirman untuk menentukan tindaklanjut terhadap pembuat fitnah tersebut.
Terpisah, Haji Sukirman Calon Wakil Gubernur Babel pasangan Hidayat Arsani, menyesalkan atas pengerusakan spanduk dan fitnah terhadap pasangan Hidayat Arsani di sekitar Belitung. Ia menyebut itu merupakan tindak vandalisme.
“Kita tidak tahu siapa pelakunya dan kita tidak menuduh menuduh pihak lain. Namun, ini sebuah peristiwa yang tidak boleh didiamkan. Dan kami meminta aparat keamanan untuk mengungkapnya,” ujar Sukirman.
Selain itu, Sukirman juga menyampaikan harapan agar suasana demokrasi yang santun ini tetap dijaga, semua pihak harus belajar dewasa merayakan perbedaan.
“Satu hal yang pasti, politik itu bukan hanya soal menang dan kalah. Politik juga beretika, mari berdemokrasi dengan gembira, sejuk dan rayakan perbedaan ini. Apapun itu, ini untuk Bangka Belitung. Bukan hanya soal menang dan kalah, kita ingin kebaikan untuk semua,” tambah mantan Wakil Bupati Bangka Barat ini.
Seperti diketahui, Hidayat Arsani berpasangan dengan Haji Sukirman nomor urut 3 yang diusung empat partai koalisi, Golkar, PKS, PAN dan Hanura. Selain Hidayat-Sukirman, pilgub Babel juga diikuti pasangan Yusron Ihza-Yusroni Yazid dengan nomor urut 1, Rustam Efendi-M Irwansyah nomor urut 2 dan nomor urut 4 pasangan Erzaldi Rosman Johan-Abdul Fattah. (rls/1)

Related posts