Belitong

Bali Terkenal akan Budayanya, Kemenparekraf Sarankan Belitung Lestarikan Budaya

Direktur Bidang Pemasaran Pariwisata, Wilayah Ragional 1, Kemenparekraf RI, Vincentius Jemadu saat mencoba kebudayaan yang dimiliki Belitung. (Foto: Bastiar)

TANJUNGPANDAN – Direktur Bidang Pemasaran Pariwisata, Wilayah Ragional 1, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, Vincentius Jemadu mengatakan, sangat kagum kepada Pulau Belitung.

Dalam Pandangannya, kekuatan suatu daerah terletak pada budaya. Mengapa begitu, karena seperti pariwisata yang ada di Bali. Bali terkenal akan budayanya.

Hal itu dikatakannya saat membuka secara resmi Belitong Creative Week 2020, di Pantai Wisata Tanjungpendam, Kabupaten Belitung, Sabtu (03/10/2020) malam.

Belitong Creative Week 2020 ini, akan berlangsung selama sepekan sejak (03/10/2020) hingga (09/10/2020).

“Saya menyarankan kepada Belitung dan masyarakatnya untuk terus melestarikan budaya, sehingga menjadi destinasi kelas dunia,” saran Vincentius Jemadu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung Jasagung Hariyadi mengatakan, Kegiatan Belitong Creative Week 2020 yang saat ini dilaksanakan merupakan kali ketiga setelah dua tahun sebelumnya Pekan Ekonomi Kreatif pertama yang mengambil tema “Begalor” pada tahun 2018 lalu.

“Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, dapat mengakomodir pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata untuk kembali bersemangat dalam menjual produknya demi kemajuan perekonomian di Kabupaten Belitung khususnya,” harap Jasagung.

Jasagung menjelaskan, kegiatan Belitong Creatif Week 2020 kali ini, mempunyai beragam kegiatan, yaitu pameran sub sektor Ekonomi Kreatif, lomba- lomba dari sub sektor tersebut dan workshop- workshop yang terkait dengan sub sektor ekraf.

Untuk pameran sub sektor Ekonomi Kreatif, yaitu sub sektor kuliner, sub sektor kriya, sub sektor fashion, sub sektor seni rupa, sub sektor fotografi, sub sektor design dengan total keseluruhan ada 52 stand.

Sedangkan untuk lomba- lomba yaitu, lomba cinderamata, lomba kuliner, lomba fashion, lomba musik, dan lomba tari.

Yang terakhir, workshop- workshop yang dilaksanakan antara lain, workshop film, workshop fashion, workshop kuliner, workshop kriya, dan workshop Barista.

Selain itu, ada juga kegiatan Nonton Bareng dan Ngelamar sesama Pelaku Ekonomi Kreatif tentang pengembangan ekonomi kreatif. (yan/3).

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

ads






To Top