by

Bahaya Tidur Malam Bagi Kesehatan

Oleh: Gita Riskika,S.Farm.,Apt
Apoteker RSJD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Tidur merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang menurut para ahli fungsinya justru lebih penting dari makanan. Sebab seseorang akan dapat lebih lama bertahan hidup tanpa makanan dibandingkan tanpa tidur. Dengan tanpa makanan sama sekali, seseorang masih mampu bertahan hidup sekitar 40 hari, tanpa minuman seseorang mampu bertahan hidup sekitar 3 hari, tanpa udara kemampuan bertahan hidup seseorang hanya dalam hitungan menit, sedang tanpa tidur seseorang hanya mampu bertahan hidup selama 11 hari. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan vital manusia jika diurutkan adalah: udara, air, tidur, serta makanan.
Tidur sendiri dalam pandangan para ahli memiliki banyak definisi. Ada yang mengatakan bahwa tidur merupakan kondisi bawah sadar, yang dengan kondisi tersebut seseorang dapat dibangunkan lewat pemberian rangsang sensorik maupun dengan jenis rangsangan lainnya.
Ada juga yang berpendapat bahwa tidur adalah proses fisiologis dengan siklus bergantian serta memiliki periode lebih lama dari kejerjagaan. Sementara sebagian pakar menyebutkan bahwa tidur merupakan kondisi tidak sadar diri yang relatif dengan urutan siklus berulang dan aktifitas yang minim, serta kesadaran bervariasi terhadap adanya perubahan fisiologis, dan menurunnya respon dalam menanggapi rangsangan dari luar.

Dampak Negatif dari Kurang Tidur
Mengingat pentingnya tidur bagi kebutuhan tubuh manusia, maka mereka yang seringkali tidur larut malam, dengan sendirinya harus siap menghadapi berbagai macam risiko yang harus dia terima akibat kurang tidur.
Dampak negatif dari tidur larut malam atau kurang tidur tersebut diantaranya adalah: Pertama Konsentrasi Berkurang tidur malam yang dilakukan dengan baik dan tepat waktu, memiliki manfaat penting dalam mengoptimalkan memori dalam pikiran, yang membantu dalam berkonsentrasi. Tidur larut malam (yang berimbas pada kurang tidur ataupun bangun kesiangan) berakibat pada penurunan drastis tingkat konsentrasi, penurunan keampuan menalar, penurunan kewaspadaan, penurunan kemampuan dalam memecahkan masalah. Masalah-masalah tersebut akhirnya menjadikan proses belajar menjadi lebih sulit dan aktivitas secara umum akan terganggu. Jika seseorang kekurangan tidur maka akan mengalami kesulitan dalam mengingat hal-hal yang sebenarnya sudah sering alami pada siang hari. Masalah dapat semakin parah jika melakukan hal-hal buruk, seperti meletakkan HP di bawah bantal saat tidur, lampu tetap menyala saat tidur, dsb.
Kedua, jam biologis tubuh terganggu. Jam biologis tubuh bisa dikatakan “tugas otak” dalam mengatur selera makan, jadwal tidur, dan suasana hati (mood) seseorang. Akibat sering tidur larut malam, mengakibatkan otak kesulitan untuk membagi tugas dalam mengontrol semua hal tersebut, sehingga jam biologis menjadi kacau, yang bisa berfek buruk pada kondisi fisik serta mental. Ketiga, Insomnia, sering tidur diatas jam 11 malam, membuat seseorang rentan menderita insomnia, yang terjad dalam jangka sangat lama. Akibat yang dirasakan yaitu tubuh merasa tetap bugar meskipun sudah lewat tengah malam, maka ini adalah hal yang buruk. Yang akhirnya berakibat tubuh menjadi lemas saat bangun di keesokan harinya.

Keempat, Obesitas. Hormon pengendali nafsu makan bisa bermasalah akibat tidur terlalu malam, selain itu tidur terlambat tentunya akan meningkatkan keinginan untuk ngemil. Dimana kebiasaan ngemil di malam hari kurang menyehatkan. Orang yang sering tidur larut malam, bukan hanya nafsu makannya saja yang terangsang, selain itu muncul hasrat berlebihan untuk menyantap berbagai jenis makanan, yang tidak bisa dikontrol, utamanya makanan tinggi lemak atau tinggi kabohidrat. Apa yang terjadi ketika Anda tidak memperoleh tidur yang cukup? Sistem didalam tubuh seperti hormone dan insulin dapat terganggu. Akibatnya, metabolisme tubuh kehilangan keseimbangan. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kadar hormon lapar yang disebut ghrelin. Ini juga menyebabkan penurunan kadar hormon lain yang bertanggung jawab untuk mengenyangkan perut yang disebut leptin. Ketidakseimbangan kedua hormon ini dapat menyebabkan makan berlebihan dan kenaikan berat badan.
Kelima, Menurunkan gairah seksual. Kelima, tingka libido dan gairah seksual pada pria maupun wanita dapat menurun karena jadwal tidur yang tidak baik, atau karena tidur yang terlalu malam karena energi menjadi terkuras dan tensi darah mereka meningkat. Pengurangan level hormon testosteron ini berdampak negatif, terutama pada pria muda. Selain gairah seksual yang turun, sistem reproduksi lemah, pembetukan massa otot dan kepadatan tulang juga tidak maksimal.

Keenam, Produktivitas terganggu. Tidur larut malam, mengakibatkan pada siang hari saat berada di tempat kerja, akan cenderung mengantuk, sehingga secara langsung berdampak pada penurunan produktivitas kerja. Mengantuk juga berisiko timbulnya kecelakaan saat perjalanan dari dan ke tempat kerja. Ketujuh, Sistem imun menurun. Saat tidur, sistem kekebalan tubuh memproduksi zat sitoksin, membentuk antibodi dan sel untuk melawan infeksi. Sitoksin dan antibodi berfungsi untuk mencegah radikal bebas, mencegah masuknya bakteri dan virus. Sitoksin juga merupakan zat yang dapat membuat anda tidur dan memberikan waktu bagi sistem kekebalan tubuh untuk lebih kuat, sehingga tubuh tdak mudah jatuh sakit.

Kedelapan, Penuaan Dini. Kalau diperhatikan, banyak orang mengalami mata panda seusai begadang pada malam hari, dan hal ini sudah banyak kita lihat. Efek tidur terlalu malam juga menyebabkan munculnya garis-garis halus di wajah, serta lingkaran gelap di sekitar mata yang sulit dihilangkan.
Tidur yang terlambat atau kurang tidur, mengakibatkan tubuh memproduksi lebih banyak hormon kortisol (hormon yang menyebabkan stress). Tingginya kadar hormon kortisol (berlebihan), dapat berdampak pada kolagen kulit yang merupakan protein kulit untuk menjaga keelastisan dan kehalusan kulit. Saat tidur, tubuh membuang toxin yang seharian masuk ke dalam tubuh, memulihkan stamina dan menjaga kondisi organ kulit.
Kesembilan, Merusak sistem syaraf pusat. Sistem syaraf pusat adalah tempat penyimpanan segala informasi. Kondisi sistem syaraf pusat harus dijaga, cara utamanya adalah menerapkan pola tidur yang sehat. Saat tidur, otak akan mengistirahatkan syaraf yang sangat sibuk di siang hari, kemudian membentuk sel-sel baru yang menjadikan tubuh dan pikiran kembali segar di pagi hari. Selain itu, selama tidur tubuh memproduksi makanan yang mengandung protein yang berfungsi memperbaiki sel-sel yang rusak termasuk pada sel otak.

Kesepuluh, Menyebabkan anemia berat. Terlalu sering begadang atau bahkan dilakukan selama bertahun tahun dapat menyebabkan tubuh kekurangan sel darah merah dan tubuh akan selalu lemas dan tidak bisa melakukan kegiatan yang membutuhkan banyak tenaga. Anemia berat dapat terjadi jika tubuh tidak diimbangi dengan makanan yang mengandung banyak zat besi. Tetapi apapun alasannya jika terlalu sering kurang tidur dapat menyebabkan kesehatan kita semakin menurun seiring dengan menurunnya daya tahan tubuh.
Masih banyak lagi gangguan – gangguan yang timbul bila kita kekurangan waktu tidur atau istirahat. Oleh karenanya, mari kita jalani pola hidup sehat mulai dari menjaga pola makan,kebersihan lingkungan tempat kita tinggal, olahraga yang cukup dan mengatur waktu tidur.(****).

Comment

BERITA TERBARU