Bahas Zona Tambang, Pansus RZWP3K Tak Mau Ada Benturan

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Pansus Rencana Zona Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) telah merampungkan 80 persen zona-zona strategis untuk berbagai sektor yang dapat dikembangkan potensinya kedepan.

“Rapat Pansus pada hari ini sudah sekitar 80 persen menyelesaikan dan menetapkan zona-zona, baik itu zona wisata, zona pelabuhan, termasuk zona kapal, kapal laut, kapal telekomunikasi,” kata Ketua Pansus RZWP3K, Adet Mastur seusai rapat, Jumat (23/8/2019) sore.

Ia mengungkapkan, masih ada satu zona lagi yang belum ditetapkan, yakni zona tambang, dan rencananya akan dibahas pada Senin (26/8/2019) mendatang. “Mudah-mudahan Senin itu sudah clear. Jadi dari 90 lebih, hampir 100 pasal ini, kita sudah setengah perjalanan,” ungkapnya.

Adet menjelaskan, dalam menentukan zona tambang, pihaknya akan melakukan pertimbangan yang matang agar tidak menimbulkan benturan atau perselisihan di kemudian hari.

“Apabila berbenturan dengan zona tambang nantinya, mana yang lebih menguntungkan masyarakat, kalau misalnya menguntungkan tambang dan tidak ribut masyarakatnya, akan kita akomodir,” ujarnya.

“Tetapi kalau misalnya zona tambang ini akan berbenturan dengan masyarakat, dan lebih menguntungkan yang lain, maka akan kita delete (hapus-red),” timpalnya.

Oleh karena itu, ia berharap, kedepannya tidak ada lagi benturan atau perselisihan antara masyarakat dengan para pelaku usaha pertambangan. “Karena kita sudah menetapkan zona-zona per daerah, per objek, mudah-mudahan tidak ada benturan satu sama lain,” harapnya. (ron/10)

Related posts