by

Bagi Basel, Swasembada Beras Sudah di Depan Mata

Wakil Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid bersama Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toni Batubara, dan unsur terkait lainnya, saat melakukan Panen Padi Ladang kegiatan Perluasan Area Tanam Baru (PATB) Padi Ladang di Jalan Kelanjam RT 05 Dusun 04, Desa Ranggung Kecamatan Payung, Senin (04/02/2019).(foto: dedi).

Pemkab Panen Padi Ladang di Desa Ranggung

PAYUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Basel melakukan Panen Padi Ladang kegiatan Perluasan Area Tanam Baru (PATB) Padi Ladang di Jalan Kelanjam RT 05 Dusun 04, Desa Ranggung Kecamatan Payung, Senin (04/02/2019).

Kegiatan ini, merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program Upaya Khusus Padi, Jagung dan Kedelai (UPSUS Pajale) Tahun 2018 untuk peningkatan produksi dan produktivitas padi di Basel.

Selain Panen Padi, Pemkab Basel juga sekaligus menyerap aspirasi serta mengetahui permasalahan pertanian yang dihadapi oleh masyarakat.

Kepala Desa (Kades) Desa Ranggung, Matnur mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait karena telah membantu kesuksesan dan kelancaran petani yang ada di Desa Ranggung khususnya.

Ia mengatakan, di Desa Ranggung terdapat 21 kelompok terdiri 25 orang per kelompok, dengan luas tanaman 235 Ha. Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan beberapa keluhan dan usulan dari petani, antara lain agar dapat menyelesaikan beberapa permasalahan yang sering terjadi, semisal ladang terdampak banjir dan diharapkan adanya tindaklanjut dari pihak terkait mengenai masalah yang mereka hadapi.

Selain itu, persoalan seperti pupuk dikeluhkannya dengan banyak beredarnya pupuk palsu. Hal tersebut sangat merugikan para petani ditambah dengan nilai jual yang sangat murah.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Basel, Suhadi, mengatakan, tahun 2018 mengalami peningkatan terhadap hasil panen dari target yang telah ditetapkan. “Tahun lalu kita mencapai target dan tahun ini kemungkinan besar target tersebut dapat melebihi,” terangnya.

Luas areal pertanaman pertanian khususnya padi di Basel semakin tahun semakin meningkat, tidak hanya memilik luasan sawah yang sudah mencapai 14.789 hektar, akan tetapi di tahun 2018 ini, mampu meningkatkan luas tanam padi ladang menjadi 2.505 hektar di bandingkan tahun 2017 hanya seluas 1.089 hektar atau meningkat 130 %, dan luas tanam padi sawah.

Akan tetapi, pada tahun 2018 seluas 10.580 hektar dibandingkan tahun 2017 seluas 9.198 hektar atau meningkat sebesar 15 % .

Demikian pula dengan produktivitas terus mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2017 sebesar 3,5 ton/ha, meningkat menjadi 4 ton/ha di tahun 2018. Sedangkan khusus di desa Ranggung memiliki sawah seluas 174 hektar dengan luas tanam pada tahun ini seluas 61 hektar dan padi ladang seluas 235 hektar.

“Bagi Pemkab Basel swasembada beras sudah di depan mata, apabila potensi luasan sawah dan dapat dioptimalkan,” ungkapnya.

Wakil Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid, mengatakan, segala permasalahan yang disampaikan petani diharapkan agar cepat terselesaikan dan menemukan “win win solution”.

Lebih jauh, Riza berharap kepada Kades agar melaksanakan tugasnya pada koridornya, lebih berhati-hati ketika berhadapan dengan pengambilan kebijakan.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toni Batubara mengucapkan selamat dan terima kasih atas usaha serta kerja keras para petani, sehingga terlaksananya acara panen padi ladang tersebut.

Melihat hasil tersebut, dirinya meyakini akan meningkatkan kemandirian petani, sekaligus meningkatkan produktivitas padi yang ada di Babel, khususnya di Basel. “Semoga kegiatan ini semakin meningkatkan rasa syukur kita bersama atas hasil panen yang dicapai,” ungkap dia.

Dalam kesempatan itu, masyarakat desa Ranggung meminta bantuan dari pemerintah atas beberapa permasalahan tentang pertanian. (raw/3)

Comment

BERITA TERBARU