Babel Tuan Rumah Sarasehan Pembangunan Berwawasan Kependudukan

  • Whatsapp
Rapat koordinasi persiapan sarasehan nasional pembangunan berwawasan kependudukan di Rumah Dinas Gubernur Babel, Jumat (6/9/2019).(foto: istimewa)

 

Digelar 13 September

PANGKALPINANG- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ditunjuk sebagai tuan rumah pada kegiatan Sarasehan Nasional Pembangunan Berwawasan Kependudukan pada 13 September mendatang.

Pj Sekda Babel, Yulizar Adnan menyebutkan untuk kegiatan sarasehan tersebut pihaknya sudah sudah mempersiapkan segala sesuatunya dan berkoordinasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Babel.

“Gubernur ingin angkat masalah kependudukan di Babel dan berharap sampai informasi ke tingkat atas bahwa pentingnya kependudukan, keluarga dan perbaikan SDM (sumber daya manusia-red,” kata Yulizar pada rapat persiapan sarasehan, Jumat (6/9/2019).

Pemprov Babel, lanjut Yulizar juga mendukung BKKBN menjadi kementerian sehingga nantinya lebih maksimal dan fokus dalam pembangunan kependudukan di Indonesia.

Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, Dwi Listyawardani pada kesempatan itu mengapresiasi Gubernur Babel yang sangat konsen terhadap pembangunan kependudukan bahkan selalu mendukung program BKKBN.

“Kalau dari prestasi pencapaian program, Babel ada di rangking atas, demikian juga kepesertaan KB dan kemitraannya sangat kuat,” pujinya.

Dia menegaskan, pentingnya pembangunan berwawasan kependudukan karena semua hasil pembangunan ditujukan kepada penduduk. Oleh karena itu, pemerintah harus tahu apa kebutuhan penduduk sehingga apa yang direncanakan pemerintah tepat sasaran.

Kegiatan sarasehan nasional pembangunan berwawasan kependudukan ini, kata dia akan dilaksanakan di Babel karena Babel merupakan provinsi yang sangat baik prestasinya dan juga konsen terhadap pembangunan kependudukan.

Sementara itu, Kepala DP3ACSKB Babel, Susanti menambahkan gubernur memang sangat konsen dalam pembangunan berwawasan kependudukan, bahkan sudah sejak menjabat Bupati Bangka Tengah sudah fokus pada sumber daya manusia. “Sumber daya manusia dan penduduk menjadi tolok ukur utama dalam merencanakan pembangunan,” ujarnya.

Pemprov Babel lanjutnya, juga mendukung program BKKBN, salah satunya lewat pembangunan Kampung KB, dimana pemprov sudah membuat regulasi dan menamai kampung KB cikar yang menjadi fokus dari kemitraannya antara Pemprov Babel dengan perwakilan BKKBN.(nov/10)

Related posts