Babel Punya 10 Desa Mandiri Benih Padi

  • Whatsapp

Toni: Kurangi Ketergantungan dari Provinsi Lain

PANGKALPINANG- Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Distanbunnak) Pemprov Bangka Belitung (Babel) berupaya memenuhi kebutuhan benih padi di Babel dengan menanam benih pada desa mandiri benih.

Muat Lebih

Kepala Distanbunnak Babel, Toni Batubara menegaskan, pada tahun 2016 lalu sudah ada 10 desa mandiri benih di Babel, dengan masing-masing desa ditanami benih seluas 10 hektar dan akan menjadi benih bagi petani padi se-Babel.

Namun sayangnya, kata Toni, ada petani yang menjual atau menggiling benih ini, hingga hasilnya tidak bisa terlihat. Padahal, jika benih ini dijual dalam bentuk benih keuntungan pun bisa berlipat dan petani tak perlu repot mencari benih ke tempat lain.

“Kita bantu petani, kasih paket untuk mengembangkah benih, bukan benih sebar, tapi benih pokok, disesuaikan jenisnya ada infari, infago, disesuaikan dengan lokasinya, benih pokok akan dikembangkan penangkar menghasilkan benih sebar, inilah untuk meenuhi kebutuhan benih untuk sawah yang akan dicetak, benih ini nanti kita beli,” ujar Toni kepada wartawan belum lama ini.

Untuk memenuhi kebutuhan benih, selama ini petani membeli dari Sumatera Selatan, Jawa Barat dan provinsi lainnya. Dengan adanya desa mandiri benih ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan benih dari provinsi lain.

“Tahun ini ada penambahan 4 desa mandiri benih, kita harapkan bisa terpenuhi kebutuhan di Babel, mampu memproduksi benih sebar, desa mandiri ini tersebar di Beltim (Belitung Timur-red) ada, Basel (Bangka Selatan-red), Bangka, dan Belitung,” imbuhnya.

Toni menyebutkan, untuk memproduksi 1 hektar benih ini tidak membutuhkan modal yang besar, dan diharapkan mampu memproduksi 4 ton benih padi. (nov/10)

Pos terkait