Babel Memasuki Musim Kemarau

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang memprakirakan wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah mulai memasuki musim kemarau.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala BMKG Pangkalpinang Nanang Purnadi diwakili Kepala Seksi Data dan Informasi, Kurniaji saat dihubungi Rakyat Pos, Jumat (10/5/2019) sore.

“Sekarang ini, kita di penghujung pancaroba, hujan ke kemarau. Untuk saat ini, pergerakan angin sudah mulai dari arah timur – tenggara, namun terkadang cnderung belum stabil,” jelas Kurniaji.

Ia menjelaskan, wilayah ini mulai memasuki musim kemarau yang ditandai dengan perubahan fixed dan total angin monsoon dari Monsoon Barat Laut (Angin Baratan) ke Monsoon Tenggara (Angin Timuran).

“Kita prakirakan minggu ke 3 bulan Juni ini, kita sudah resmi memasuki musim kemarau. Musim kemarau ini terjadi hampir di seluruhnya wilayah Babel,” sebutnya.

Menurut Kurniaji, saat ini wilayah Babel diprakirakan masih di penghujung musim Pancaroba.

“Kalau untuk saat ini masih berpotensi hujan ringan karena Babel ini daerah kepulauan. Jadi, pola lokalnya sangat mendominasi sehingga di musim kemarau pun kita masih bisa turun hujan,” ulasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, wilayah Perairan Utara Bangka, Kecamatan Jebus, Paritiga dan Belinyu masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang–lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 15.40 WIB.

“Prakiraan potensi hujan dengan intensitas ringan ini dapat meluas ke wilayah Kecamatan Kelapa, Riau Silip, Bakam dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 17.40 WIB,” tukasnya. (bis/6)

Related posts