Babel Jadi Tuan Rumah Napak Tilas Sejarah Indonesia

  • Whatsapp

Diikuti Puluhan Guru SMP se-Indonesia

PANGKALPINANG – Pada bulan 16-19 Juli mendatang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai tuan rumah Napak Tilas Sejarah Indonesia atau dikenal dengan kegiatan Nasional Inti Bangsa.

Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah menyebutkan sangat tepat apabila Babel dijadikan tuan rumah mengingat di Negeri Serumpun Sebalai memang ada pergerakan yang tercatat dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

Menurut dia, kegiatan Nasional Inti Bangsa sangat penting dalam rangka menanamkan nilai kebangsaan dan untuk menginternalisasi perlu edukasi bagi angkatan muda, satu diantaranya sebagaimana maksud dan tujuan kegiatan tersebut.

“Kegiatan untuk internalisasi nilai kebangsaan di jenjang SMP dan SMA, maka disusun program yang dilakukan Kemendikbud, pada bulan Juli akan membuka cakrawala berpikir, melihat kondisi aktual nilai kebangsaan di Pulau Bangka,” kata Fatah usai rapat bersama dengan Pengurus Cagar Budaya dan Direktorat Sejarah Ditjen Kebudayaan Kemendikbud RI, di Kantor Gubernur Babel, Rabu (22/5/2019).

Dalam kegiatan nantinya, kata dia, akan dilakukan observasi ke tempat peninggalan sejarah, seperti Pesanggrahan di Muntok dan daerah bersejarah lainnya.

“Karena peninggalan sejarah berdirinya NKRI secara aktual tergambar, bagaimana gerak dan perjuangan pendiri bangsa, selama pengasingan, kemudian ada foto orisinal dan lainnya,” ujarnya.

Bukti sejarah ini, dapat dijadikan semangat dan pembelajaran bagi pelajar untuk meningkatkan semangat cinta tanah air.

“Semangatnya agar membuat peserta dapat menyelami, menerangi betapa beratnya perjuangan, bahwa semangat dimanapun dan kondisi apapun tak pernah luntur, ini dapat meningkatkan pembangunan karakter, metode dalam pembelajaran kepada pemuda saat ini,” katanya.

Dia menyebutkan, peserta yang nantinya akan ikut dalam kegiatan itu sekitar 80 orang guru SMP, sementara untuk jenjang guru SMA akan dibawa ke Ambon sekitar 69 orang. “Kita harus mempersiapkan kegiatan ini, sebaik-baiknya,” tandasnya.

Dalam kegiatan ini, Pemprov Babel tentunya akan mengemas dengan memperkenalkan budaya dan pariwisata baik wisata bahari, sejarah dan yang dimiliki oleh Babel.

Kasubdit Pembinaan dan Kesejarahan Direkorat Sejarah Ditjen Kebudayaan Kemendikbud Andi Syamsul Rizal, kegiatan ini dapat dijadikan wadah untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan melaui guru SMP, yang nantinya dapat ditularkan kepada peserta didik.

“Pesertanya guru IPS seluruh Indonesia, yang diambil dua guru dari satu provinsi, dan 6 orang dari Babel, totalnya 80 orang,” ujarnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, agendanya yang akan dilakukan adalah melakukan lawatan mengunjungi objek – objek sejarah secara nasional, yang berada di Kota Pangkalpinang dan Muntok Kabupaten Bangka Barat.(nov)

Related posts