Babel Impikan Punya Pahlawan Nasional

  • Whatsapp

Tim Pusat Lakukan Verifikasi Data

PANGKALPINANG – Masyarakat Bangka Belitung (Babel) telah lama menginginkan adanya pahlawan nasional dari Provinsi Babel, yakni dua pahlawan HAS Hanandjoedin dan Depati Amir, yang telah berjuang melawan penjajah di Provinsi Babel.

Keinginan masyarakat ini, juga disambut oleh pemerintah daerah yang dengan serius mengusulkan dan memperjuangkan agar perjuangan yang telah dilakukan kedua pahlawan ini diakui oleh negara Indonesia dan dinobatkan sebagai pahlawan nasional, sama dengan pahlawan nasional lainnya yang sudah terlebih dahulu ditetapkan.

Gubernur Babel Erzaldi Rosman menegaskan, tim dari pusat juga sudah melakukan verifikasi data dan kunjungan ke Babel untuk memastikan kedua pahlawan ini memang betul-betul layak ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

“Kita sudah lama merindukan adanya pahlawan nasional dari Babel, Insya allah tahun ini mudah-mudahan tercapai kerinduan kita itu,” kata Erzaldi, belum lama ini.

Erzaldi menyebutkan semua tim sudah berjuang untuk memenuhi berbagai persyaratan agar dua pahlawan Babel dapat ditetapkan sebagai pahlawan nasional dari pemerintah pusat, termasuk pemenuhan kelengkapan dokumen, syarat dan lainnya yang harus dikejar hingga ke Belanda.

“Kita harapkan Pak Presiden dapat menetapkan dua pahlawan kita sebagai pahlawan nasional. Jika tidak dua-duanya mungkin salah satunya dulu bisa ditetapkan pada bulan November ini sebagai pahlawan nasional, kan 10 November hari pahlawan, kita berharap ketika peringatan hari pahlawan, pahlawan Babel sudah ditetapkan menjadi pahlawan nasional,” bebernya.

Erzaldi menilai, kedua pahlawan nasional tersebut merupakan orang yang berjasa bagi Provinsi Bangka Belitung. HAS Hanandjoedin merupakan dari Belitung, anggota TNI, sedangkan Depati Amir dari Pulau Bangka, yang sempat diasingkan ke NTT dan dimakamkan disana.

“Nama dua pahlawan kita ini sudah menjadi nama Bandara Internasional Hanandjoedin di Belitung dan Bandara Depati Amir Pangkalpinang, bukan itu saja nama-nama jalan pun banyak, mengingat jasa-jasa mereka,” tambah Erzaldi. (nov/6)

Related posts