Kiri Sayap
kanan Sayap Kategori
Dibawah Menu

Audensi ke DPRD Basel, Nelayan Toboali Merasa Dipecah Belah karena Tambang Laut

Audensi Nelayan Toboali ke DPRD Basel. Nelayan Toboali menolak penambangan laut.
Audensi Nelayan Toboali ke DPRD Basel. Nelayan Toboali menolak penambangan laut.

 

 

RAKYATPOS.COM, TOBOALI – Puluhan Nelayan Toboali melakukan audensi ke DPRD Bangka Selatan, Selasa (2/3/2021). Para perwakilan nelayan diterima langsung oleh Ketua DPRD Basel Erwin Asmadi, Kapolres Basel, AKBP Agus Siswanto, Ketua Komisi III Surianto serta perwakilan Kejari Basel, F Oslan. Perwakilan nelayan Apriludin menyinggung rencana penambangan di Desa Rias yang menyebabkan kegaduhan sehingga nelayan mendatangi Kantor Desa Rias untuk menyampaikan penolakannya.

 

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Basel langsung menjawab perairan Rias jangan ditambah karena Kawasan tersebut adalah areal pertanian. Ia pun meminta kepada PT Timah untuk dapat memperhatikan kepentingan yang lebih besar dibandingkan pertambangan.

 

Nelayan Toboali, Abdullah menyatakan penolakannya terhadap aktivitas tambang di Laut. Ia juga menyinggung aktivitas pasir di Toboali. Sementara itu, Nelayan Batu Perahu, Joni Zuhri menyebutkan dengan adanya aktivitas tambang di laut nelayan dan masyarakat jadi dipecah belah bahkan diadu domba. “PT Timbah bahkan tidak hadir, kita dipecah belah dengan tambang laut ini,” kata Joni.

 

Wakil Ketua Komisi III DPRD Basel Wendy menyatakan dengan tegas tidak boleh ada penambangan di Desa Rias. Sementara itu, Kapolres Basel, AKBP Agus Siswanto menegaskan pihaknya segera menyampaikan aspirasi nelayan ke pihak terkait. Ia menegaskan kepolisian bersifat melakukan pengamanan terhadap aktivitas tambang legal di Suka Damai dan sekitarnya.

 

Senada dikatakan Ketua DPRD Basel Erwin Asmadi yang menyimpulkan bahwa nelayan tidak menginginkan aktivitas tambang laut di Toboali. Aspirasi ini akan segera disampaikan kepada pihak-pihak terkait agar dapat ditindaklnjuti. DPRD Basel juga akan memanggil PT Timah untuk membahas aspirasi masyarakat nelayan Toboali.“Terima kasih atas aspirasi yang telah disampaikan, intinya masyarakat nelayan Toboali yang hadir audensi ini tidak menginginkan adanya penambangan di Laut Toboali, aspirasi ini akan segera kita sampaikan ke pihak terkait, PT Timah segera kita panggil," tandas Erwin. (raw)

 

 

 

Diatas Footer
Light Dark