Atlet Tenis Bangka Kurang Jam Terbang

  • Whatsapp

SUNGAILIAT -Minimnya jam terbang atau kurangnya pertandingan menjadi kendala untuk meningkatkan kemampuan atlet tenis Kabupaten Bangka.

Menurut Wakil Ketua Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kabupaten Bangka Dalyan Amrie, potensi atlet sebagus apapun jika tidak adanya pertandingan bisa memudarkan semangat atlet.

Menurutnya, di tahun 2018, baru dua kali dilaksanakan pertandingan tenis di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan keduanya berlangsung di Sungailiat.

“Untuk itu perlu adanya upaya Pelti untuk mengikutsertakan atlet dalam sejumlah ajang pertandingan tenis, baik lokal maupun nasional,” kata Dalyan kepada wartawan, belum lama ini.

Baca Lainnya

Kendala lain, diakui Dalyan yaitu masalah pendanaan. Dalam mengikutsertakan atlet untuk ikut kejuaraan di luar daerah terkadang terkendala masalah biaya.

“Hingga kini kami tetap melakukan koordinasi dengan KONI dan orangtua yang mampu dari segi pembiayaan dan didukung kemampuan atlet untuk ikut pertandingan,”imbuhnya.

Sementara itu, pada Turnamen Tenis Mandiri Yunior Super Series V Sportama Bangka tahun 2018 yang dilaksanakan di Sungailiat 29 Juni 2018- 1 juli 2018 lalu, atlet Kabupaten Bangka, Indah Ayudia yang tampil di nomor tunggal putri kelompok umur (KU 14 dan 16 tahun) berhasil menjadi juara 1.

Siswi kelas 10 SMA Negeri 1 Sungailiat tersebut di pertandingan final mengalahkan Raga Sukma Sekar dari Pangkalpinang dengan skor (8-4). “Alhamdulillah target juara dari pelatih dapat tercapai karena lawan juga bermain bagus, dengan Sekar saya sering menang dan kalah,” tutur Indah usai pertandingan.

Sedangkan kejuaraan tenis Yunior diikuti 70 orang atlet yang berasal dari kabupaten dan kota di Bangka Belitung dan juga atlet yang berasal dari Lahat, Muba dan Palembang serta Jambi.

Menurut Dalyan, tujuan kejuaraan dilaksanakan untuk mendapatkan atlet tenis yunior untuk dibina lebih lanjut serta menambah pengalaman bertanding khususnya pemain tenis yunior Bangka Belitung yang selama ini minim bertanding.

“Saya berharap kejuaraan tenis Yunior di Sungailiat ini dapat juga dilaksanakan di kota kota lain di Bangka Belitung, agar atlet dapat mengukur hasil latihan selama ini,” kata Dalyan. (snt/10)

Related posts