Asyraf Terima Buku Cerita Anak Karya Mahasiswa UBB, Gunakan Tiga Bahasa

  • Whatsapp
Kadis DKPUS Babel Asyraf Suryadin menerima sumbangan buku kumpulan cerita anak dari Mahasiswa KKN UBB 2020.(foto: ist)
RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Asyraf Suryadin, Selasa (5/1/2021) siang, kembali menerima sumbangan buku guna menambah koleksi yang ada di Perpustakaan Provisi Babel.Buku Kumpulan Cerita Anak Karya Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Ristek Universitas Bangka Belitung (UBB) yang diberikan di awal tahun 2021, tepatnya pada hari kedua masuk kerja, setelah cuti bersama dalam rangka menyambut tahun baru 2021 itu, diserahkan langsung perwakilan Mahasiswa KKN PPM Ristek UBB, Silvia Andri Yanti dan Amelinda Zhou.Amelinda mengatakan, buku ini ditulisnya bersama tujuh mahasiswa UBB lainnya saat melaksanakan KKN di Desa Karya Makmur, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Babel, 15 Juli hingga 19 Agustus 2020 lalu.Dijelaskannya, ide untuk menulis buku kumpulan cerita anak tersebut muncul melihat kondisi sulitnya mendapatkan buku cerita anak, apalagi yang berbahasa daerah.Disamping itu, ditambahkan Amelinda, buku cerita anak menggunakan tiga bahasa yang juga melibatkan delapan mahasiswa UBB lainnya yang membantu dari sisi gambar, bisa  terwujud dengan adanya support dari dosen UBB yang menjadi pembimbing KKN.Ia berharap buku yang mereka sumbangkan ke DKPUS Babel ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat, terutama anak-anak.Begitu pula dengan para mahasiswa lainnya, termasuk kaum milenial di Babel, diharapkan Amelindan bisa termotivasi untuk berkarya, terutama menulis buku cerita anak menggunakan bahasa daerah.Sementara itu, Asyraf Suryadin Kepala DKPUS Babel mengatakan, inovasi yang dilakukan Mahasiswa KKN UBB ini, patut diapresiasi. Sebab, dalam melaksanakan KKN mereka bisa melakukan aktivitas dengan membuat Buku Cerita Rakyat. Apalagi cerita rakyat khusus untuk bacan anak-anak tersebut, dibuat menggunakan tiga bahasa sekaligus, yakni berita Indonesia, bahasa Inggris dan bahasa Melayu Bangka.“Mudah-mudahan apa yang diberikan oleh Mahasiswa UBB ini, setidak-tidaknya juga memberikan contoh kepada mahasiswa-mahasiswa KKN yang lain, yang secara tidak langsung telah berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa melalui tulisan-tulisan mereka yang diambil dari daerah masing-masing,” harap Asyraf.

Related posts