Artika Sari Devi Ingin Lihat Danau Kaolin

  • Whatsapp
Artika Sari Devi ketika di terminal baru Bandara Depati Amir Bangka, kemarin. Istri Baim ini pulang kampung dan menjadi juri pemilihan Bujang Miak 2017 hari ini. (Foto: Nurul Kurniasih)

Pulang Kampung, Jadi Juri Bujang Miak

Puteri Indonesia 2004, Artika Sari Devi Kusmayadi, Jumat (19/5/2017) pulang kampung. Kedatangan istri dari penyanyi Baim ini ke Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dalam rangka menjadi juri Grand Final Pemilihan Bujang Miak Bangka 2017, hari ini, Sabtu (20/5/2017) yang diselenggarakan Same-same Event Organizer.
Tika, sapaan akrab Artika Sari Devi datang ke Bangka tak sendiri. Dia turut serta membawa Whulandary Herman, Putri Indonesia 2013 untuk menikmati wisata dan kuliner di tanah kelahirannya.
“Ya saya sangat excited sekali untuk datang ke sini, dan saya berharap ini bukan hanya sebagai kualifikasi kontes kecantikan. Yang pasti kita pengen dari setiap kompetensi lahir bakat baru gak cuma hadir sebagai pemanis formalitas saja, tetapi harus punya nilai lain, memberikan positif untuk teman-teman,” celoteh Artika yang kemarin tiba di terminal baru bandara Depati Amir Bangka.
Artis cantik yang pernah tinggal di Kelurahan Taman Bunga (Bukit Baru), Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang ini mengaku, begitu tertarik dan bersemangat untuk menjadi juri dalam ajang ini. Dia dan rekannya Whulandary, akan berdiskusi dengan penyelenggara dalam event ini.
“Sekalian saya pulang kampung, sudah lama sekali tidak ke Bangka, terakhir tahun lalu kayaknya, sama anak-anak dan Mas Baim,” ujarnya.
Dengan gaya rambut pendek, Artika terlihat awet muda dipadukan dengan celana hitam serta cardigan berwarna abu-abu. Anak pensiunan PT Timah ini terlihat sangat bersemangat ketika menginjakkan kakinya di Pulau Bangka. Bahkan ia sudah berencana untuk berkeliling menikmati pariwisata yang ada di Bangka.
“Saya juga akan ngenalin kampung halaman saya, rumah sekolah, yang pasti wisata kuliner otak-otak, seafood di tepi pantai kepada sahabat saya ini,” katanya seraya merangkul Whulandary.
Walaupun sudah lama hijrah dari Bangka, namun ternyata Artika Sari Devi tidak melupakan dialek Bangka yang khas. Bahkan sesekali ia bercanda dengan menggunakan bahasa Bangka kepada awak media yang sudah menunggu kedatangannya.
“Halo seperadek semue, ku kangen kek ikak,” imbuhnya.
Ia pun mengaku, rindu masakan Bangka, rusip, dan menu khas lainnya. Bahkan Artika yang mengaku sering pergi ke Kurau ini, akan kembali mengunjungi desa pesisir itu dan Pulau Ketawai, serta Danau Kaolin di Kabupaten Bangka Tengah.
“Dulu kan gak pernah tuh disebutin, saya taunya dari perkembangan media sosial, pengen juga ke Danau Kaolin, Pulau ketawai, itu yang belum dieksplor,” aku alumnus SMP Theresia Pangkalpinang ini.
Tika menyebutkan, ia terpaksa tak membawa serta anak-anaknya berlibur ke Bangka, karena anak-anak masih disibukkan dengan jadual sekolah. Meski begitu keberangkatannya pulang kampung ke Bangka kali ini, sempat diprotes oleh Sarah Ebiela Ibrahim dan Dayana Zoelie Ibrahim.
“Jauh-jauh hari aku gak ngasih tau. Pas mau berangkat sekolah aku bilang ke mereka kalau Mama mau ke Bangka, mereka protes kenapa gak diajak,” tukas Artika menceritakan anak-anaknya.
Kepada teman-teman sesama artis maupun kalangan sosialita, artis kelahiran Pangkalpinang, 29 September 1979 ini pun kerap mepromosikan pariwisata Babel baik di Bangka maupun di Belitung.
“Saya lebih suka dari mulut ke mulut, mereka tau saya dari Bangka, jadi kalau ada yang mau ke Bangka tanya-tanya dulu. Saya juga kadang telepon Mama untuk dibantu perjalanan teman-teman,” tandasnya.
Artika menilai Provinsi Bangka Belitung kini semakin berbenah di sektor pariwisata. Dan ia berharap semakin meningkat dan dikenal banyak wisatawan. (nov/1)

Pos terkait