by

APBD Basel 2019 Defisit Rp16 Miliar

Diharapkan Kepentingan Rakyat Dilayani Maksimal

TOBOALI – Laporan akhir Badan Anggaran DRPD Bangka Selatan (Basel) yang dibacakan oleh juru bicara Dian Sersanawati menyebutkan kekuatan pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp 976.612.708.156,-. Sedangkan belanja daerah direncanakan sebesar Rp 992.680.673.138.

Dari total anggaran pendapatan dan jumlah belanja daerah itu, maka terdapat defisit sebesar Rp16.067.964.982. Meski begitu, disimpulkan bahwa Banggar dan seluruh fraksi dapat menyetujui pengesahan dan merekomendasikan kepada pimpinan DPRD Basel untuk menandatangani Nota Kesepakatan antara Pemerintah Daerah dan DPRD Basel.

Ia juga mengharapkan agar APBD tahun 2019 dapat berjalan optimal dan diharapkan terjadi sinergitas pelaksanaan pembangunan, sehingga kepentingan rakyat dapat dilayani secara maksimal dalam segala bidang dan membawa kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Bangka Selatan.

Demikian terungkap pada Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Bangka Selatan Tahun Anggaran 2019, di Gedung DRPD Basel Selasa (6/11/2018).

Selain itu, DPRD Basel juga menggelar Paripurna Pengambilan Keputusan 3 Raperda diantaranya Penyelenggaraan Kearsipan di Basel, Penyelenggaraan Perpustakaan dan Badan Permusyawaratan Desa.

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Ansori Norman dan Samsul Bahri dihadiri langsung Bupati Basel Justiar Noer dan Wakil Bupati Basel, Riza Herdavid.

Selain itu, disampaikan juga laporan hasil kerja Pansus B tentang Penyelenggaraan Perpustakaan dan Penyelenggaraan Kearsipan oleh juru bicara H Surianto serta Pansus BPD yang dibacakan oleh Samsir.
Sementara itu, Bupati Basel Justiar Noer menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Basel yang telah bersama-sama membahas Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2019 dari awal hingga disepakati secara bersama-sama.

Justiar turut mengapresiasi telah ditandatanganinya nota kesepakatan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2019, dan dokumen tersebut akan dijadikan dasar dalam penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2019.

Dikatakan Justiar, pendapatan daerah diproyeksikan Rp976.612.708.156 mengalami peningkatan sebesar Rp105.233.457.801,- atau sebesar 12,08% dibandingkan pendapatan tahun 2018 sebesar Rp 871.379.250.355. Sementara belanja daerah Rp 992.680.673.138 atau meningkat 5,15% dari tahun 2018 sebesar Rp944.095.453.604 dengan pembiayaan netto Rp 16.067.964.982 turun menjadi 77,90% dari tahun 2018 sebesar Rp 72.716.203.249. (raw/3).

Comment

BERITA TERBARU