Antisipasi Pungli, Disdikbud Atur Regulasi Komite Sekolah

  • Whatsapp

Edison: Sumbangan Tak Mengikat Sah Saja

PANGKALPINANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pangkalpinang sedang menyusun aturan terkait pelaksanaan komite, guna menghindari indikasi pungutan liar (pungli) di sekolah.
Rencananya akan diterbitkan Peraturan Walikota (Perwako) tentang aturan yang mengatur regulasi standar komite sekolah.

“Regulasi melalui Perwako tersebut nantinya diharapkan agar komite sekolah punya legalitas jelas dalam dunia pendidikan. Hal ini sudah dibahas bersama dengan tim Saber Pungli Kota Pangkalpinang dan pemerintah provinsi agar kedepan kegiatan komite sekolah bisa membantu kegiatan pendidikan,” kata Kadisdikbud Pangkalpinang, Edison Taher, kemarin.

Karena itu, menurut Edison dalam beberapa pekan kedepan pihaknya akan mensosialisasikan program komite sekolah yang telah ditetapkan dalam Perwako. Maka, lanjutnya, sumbangan dari masyarakat yang sifatnya tidak mengikat dan tidak ditentukan nominalnya maka itu sah-sah saja.

“Adanya Perwako ini semoga bisa mendapatkan pelayanan pendidikan yang lebih baik,”sebutnya.

Edison berharap kedepan dunia pendidikan akan menjadi prioritas utama bagi Pemkot Pangkalpinang dalam rangka mempersiapkan tenaga pengajar yang memiliki kompetensi dan siswa pun lebih giat dan berprestasi lagi.

“Kota Pangkalpinang untuk kompetensi guru dan siswa diatas DKI Jakarta dan Jogja. Ini adalah prestasi yang harus kita pertahankan,” ujarnya.(bum/10)

Related posts