by

Anggota DPRD Bateng Soroti Kasus Asusila

Pertanyaan Kinerja dari OPD Terkait

Zainudin

KOBA – Adanya penemuan kasus asusila maupun kekerasan pada anak di bawah umur di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) membuat Anggota DPRD Bangka Tengah Zainudin angkat bicara dan memberikan sorotan khusus.

Ia menyayangkan masih terjadinya kasus tersebut, karena menurutnya Kabupaten Bangka Tengah telah diakui sebagai kabupaten layak anak.

Anggota DPRD Komisi ll itu juga mempertanyaan kinerja dari OPD terkait bagaimana pengawasan serta sosialisasi yang telah dilakukan sampai masih terjadinya kasus asusila pada anak dibawah umur.

“Kami mempertanyakan kepada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) terkait bagaimana bentuk pengawasan dari dinas-dinas terkait terhadap anak ini, karena periode tahun ini saja sudah 6 kasus,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (6/6/2018).

Padahal katanya, anggaran untuk pengawasan, sosialisasi, pembinaan dan pendampingan terhadap anak sudah dianggarkan, namun kenapa hal itu masih terjadi.

“Kita minta pengawasan dari dinas ini lebih diperhatikan karena anggaran untuk itu sudah ada. Kita berharap kasus asusila maupun kekerasan pada anak ini tidak terjadi lagi di Bangka Tengah,” terangnya.

Politisi PKS tersebut mengaku perihatin masih terjadinya kasus seperti itu di Bangka Tengah ini. Karena itu, ia meminta kepada seluruh komponen baik itu Pemerintah Daerah, Masyarakat dan para orang tua dapat memperhatikan masalah ini dan mencegahnya.

“Saya juga mengimbau kepada para orang tua untuk tidak ragu melaporkan jika ada kasus atau masalah terhadap anak di bawah umur. Ini akan menjadi perhatian kami mengingat anak anak adalah generasi penerus masa depan daerah,” tukasnya. (ran/3).

Comment

BERITA TERBARU