Alumni SPK Angkatan 1998 Gelar Reuni dan Berbagi Berkah Ramadan

  • Whatsapp
Puluhan alumni SPK Pemda Bangka angkatan 1998 saat menggelar reuni, Sabtu (25/5/2019). (foto:istimewa)

PANGKALPINANG – Puluhan alumni Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Pemda Bangka angkatan 1998 menggelar reuni, Sabtu (25/5/2019). Reuni ini dilaksanakan di kediaman salah seorang alumni di Perumahan Sinar Mas Residence, Tuatunu, Pangkalpinang.

Namun reuni yang digelar setelah 18 tahun ini tak sekedar temu kangen biasa saja. Acara juga dipadukan dengan bakti sosial berbagi kasih di bulan ramadan dengan warga Tuatunu. Sedikitnya, ada 41 paket sembako yang dibagikan kepada keluarga kurang mampu.

Selaku Koordinator Reuni, Tamrin menuturkan, sejak kelulusan 18 tahun lalu, para alumni belum pernah bertemu satu sama lain. Sehingga momen yang menurutnya begitu berharga ini pun terasa sangat spesial.

“Reuni ini berawal dari obrolan kecil dengan beberapa alumni. Kita kepikiran, kenapa tidak menggelar reuni saja, apalagi ini bulan ramadan, bulan yang baik untuk merajut tali sikaturahmi, terlebih bulan ramadan bulan yang penuh berkah,” ujar Tamrin usai reuni.

Selanjutnya, ide reuni ini pun disambut positif sejumlah alumni terutama di wilayah Bangka. “Makanya biar reuni kita ini berkah, para alumni menyisihkan rezekinya¬† untuk berbagi kasih dengan sesama,” ucapnya.

Karena itu, Tamrin berharap reuni ini bisa menjadi agenda rutin tahunan. Tentunya dengan jumlah alumni dan santunan yang lebih besar lagi.

“Semoga kita selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah. Sehingga tali silurahmi ini terus terjalin,” harapnya.

Sementara, mantan Guru SPK Pemda Bangka, Hendro mengaku terharu dengan dengan reuni dadakan yang digelar mantan anak didiknya ini. Selaku guru, dirinya juga merasa bangga dengan kesuksesan yang diraih para alumni.

Dia pun berpesan agar para alumni dalam bekerja untuk selalu disiplin dan profesional. “Saya berharap agar alumni selalu menjaga marwah sebagai suami/istri dalam kehidupan berumah tangga karena keluarga merupakan aset yang paling berharga, juga untuk mendidik anak-anak untuk menjadi lebih baik dari orang tuanya,” ujar Hendro.

Setelah pembagian sembako, acara dilanjutkan dengan acara temu kangen yang dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama dan salat magrib berjamaah serta diakhiri dengan santap malam.(rls/10)

Related posts