Ali Nurudin: Ibu Sekti Pesan, Lanjutkan Programnya

  • Whatsapp
Kajari Belitung yang baru, Ali Nurudin salam komando dengan mantan Kajari Belitung, Sekti Anggraini, dalam acara Pisah Sambut Kajari Belitung, Kamis (25/04/2019) malam. (foto: dodi).

 

TANJUNGPANDAN – Saat menjabat sebagai Koordinator Jaksa di Kejati Sumatra Barat, Ali Nurudin, belum pernah terpikir akan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Belitung.

Bahkan dirinya mengaku tidak mengetahui sama sekali mengenai Belitung, selain dari film Laskar Pelangi. Bagi Ali Nurudin, bertugas di pulau luar Jawa sudah sering dijumpainya, dan itu merupakan tugas pengabdiannya kepada Negara.

“Saya tidak ada gambaran akan bertugas di Belitung, seperti halnya Ibu Sekti menggelar pisah sambutnya seperti ini. Tetapi, saya sudah biasa bertugas di luar Jawa, saya bertugas sebagai jaksa baru di Sulawesi Utara, terus ke Ibu Kota, menyusur ke Sumatera Barat, nah sekarang Sumatera Bagian Selatan Kepulauan Bangka Belitung,” kata Ali Nurudin kepada Rakyat Pos disela acara pisah sambut, Kamis (25/04/2019) malam.

“Kalau Belitungnya saya ada gambaran film aja, Laskar Pelangi indah banget kan itu. Memang pas kesini pertama saya ke Bangka ya ke Tapak Hantu, batunya besar-besar, kalau ke tempat (film) Laskar Pelangi belum,” lanjut Ali.

Ali semenjak dilantik memang belum sempat untuk melihat-lihat keindahan Pantai Pulau Belitung, dikarenakan kesibukan yang sangat padat. “Belum sempat kemana-kemana karena sejak dilantik memang sibuk. Sampai acara malam ini,” ucapnya.

Tidak ada pesan khusus, hanya saja meminta meneruskan programnya. Soalnyakan mengenai pencapaian itu, WBBK dan WBBM dirinya juga merasa bangga serta mengapresiasi prestasi tersebut.

“Kalau Ibu Kajari (Sekti) berpesan agar meneruskan programnya. Soal pencapaiannya saya juga apresiasi keberhsilannya. Secara kolega juga tentu bangga dengan Ibu Sekti, luar biasa,” ungkap Ali Nurudin.

Mengenai perkara-perkara yang masih belum terselesaikan dirinya masih belum bisa berbicara. Karena, dia tidak ingin gegabah dalam menindak lanjuti setiap persoalan.

“Nanti kita lihat, soalnya saya belum masuk kantor. Kerja bagi saya mengalir saja, kalau ada pengaduan yang komplit kenapa tidak kita tindak lanjutikan. Tapi kalau sumir (isu miring) kita kaji secara yuridis,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekti Anggraini meminta maaf kepada masyarakat Belitung. Dan juga sejumlah instansi yang selama ini menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Belitung. Dia berharap, hubungan silaturrahmi tetap terjaga.

“Selama 21 bulan saya bertugas memimpin, banyak tantangan yang membuat saya berat. Salah satunya meninggalkan keluarga. Hal itu membuat saya tertantang untuk menjalankan amanah,” ujar Sekti kepada Rakyat Pos.

Menurutnya, Belitung pulau yang sangat indah. Tempatnya, membuat dia betah selama berada di Kabupaten Belitung. Selain itu, masyarakatnya juga sangat ramah dan baik hati.

“Seni budaya di Belitung sangat luar biasa. Saya yakin, ke depan Belitung akan menjadi zona wisata andalan di Indonesia. Sekali saya mohon maaf atas kesalahan dan kekurangan selama saya menjabat,”pungkasnya. (dodi/3)

Related posts