Aktualisasi Ekstrakurikuler Paskibra

  • Whatsapp
Penulis : Dani Akhmad Ma’rufin, S.Pd
Pembina Ekstrakurikuler Paskibra SMA Negeri 1 Pemali, Bangka, Babel

Ekstrakurikuler yang populer dalam membangun karakter (character building) berbangsa dan bernegara adalah Pasukan Pengibar Bendera atau sering disebut Paskibra. Paskibra adalah kegiatan ekstrakurikuler yang merupakan bentuk dari pelatihan dasar kemiliteran yang dilakukan di sekolah.  Hal ini sesuai dengan yang diamanatkan dalam Undang-Undang No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara dalam pasal 9 ayat 2, yang menegaskan salah satu bentuk upaya bela negara adalah pelatihan dasar kemiliteran. Di sekolah pelaksanaan pelatihan dasar kemiliteran yang nyata dan bersinergi dengan cita-cita peraturan perundang-undangan nasional adalah melalui kegiatan ektrakurikuler paskibra.

Pelaksanaan pembelajaran kontekstual melalui ekstrakurikuler paskibra dapat menjadi alternatif dalam menanamkan nilai-nilai luhur budaya bangsa serta menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara yang sejalan dengan visi pendidikan nasional pada tahun 2025 untuk menghasilkan insan cerdas komprehensif dan kompetitif (insan kamil/insan paripurna). Cerdas komprehensif yang dimaksud meliputi aspek-aspek, yaitu cerdas spiritual, cerdas emosional, cerdas sosial, cerdas intelektual, dan cerdas kinestetik (Visi Pendidikan Nasional menurut UU No. 20 Tahun 2003).

Penanaman nilai-nilai luhur budaya bangsa diantaranya nilai cinta tanah air (nasionalisme) sekarang ini, menjadi prioritas, karena degradasi rasa berbangsa dan bernegara menjadi satu problematika yang harus segera dituntaskan untuk menjauhkan generasi muda dalam pola kegiatan yang tidak produktif dan juga pada gerakan-gerakan disintegrasi. Internalisasi rasa cinta tanah air dengan ekstrakurikuler paskibra merupakan salah satu solusi yang bisa menjadi penawar dalam mengobati penyakit-penyakit alergi terhadap negara dan mengatasi minimnya krisis literasi mengenai wawasan kebangsaan.

Di SMA Negeri 1 Pemali terdapat Barisan Pengibar Bendera Pemersatu Negeri (BRIPTURI). Kegiatan ekstrakurikuler Paskibra di SMA Negeri 1 Pemali memliliki visi untuk mewujudkan BRIPTURI HEBAT (Barisan Pengibar Bendera Pemersatu Negeri yang Humanis, Ber-Energi, Bertaqwa dan Tangguh). Humanis (memanusiakan manusia) tercermin dengan adanya saling menghargai, menghormati dan menjunjung tinggi persamaan dalam keragaman dengan semangat (ber-Energi) nasionalisme yang berdasar religiousitas (bertaqwa) untuk mewujudkan generasi yang tangguh dalam menyongsong masa depan yang cerah untuk bangsa dan negara.

Baca Lainnya

Dengan pelaksanaan ektrakurikuler ini, Penulis yang juga merupakan guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) secara tidak langsung ikut melaksanakan visi mata pelajaran PPKn yang berfungsi sebagai sarana pembinaan watak bangsa (nation and character building) dan pemberdayaan warga negara. Adapun misi strategis mata pelajaran ini, adalah membentuk warga negara baik, yakni warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab, sanggup melaksanakan hak dan kewajibannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (Direktorat Pendidikan Menengah Umum,2003:9).

Hal ini, sejalan dengan kompetensi kewarganegaraan yang dikemukakan oleh Branson (dalam Budimansyah dan Suryadi, 2008: 55) bahwa “kompetensi kewarganegaraan yang dikembangkan dalam PKn yaitu civic knowledge, civic skills, dan civic dispositions”. Peserta didik yang mempunyai pengetahuan kewarganegaraan, kecakapan kewarganegaraan, dan watak kewarganegaraan yang secara nyata dipraktekkan melalui ekstrakurikuler Paskibra akan menjadi fondasi dalam membangun karakter generasi penerus bangsa sesuai dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa. Dengan begitu, maka lima pilar penguatan pendidikan karakter yang dicanangkan oleh pemerintah, yaitu Religious, Nasionalisme, Mandiri, Gotong Royong, dan Integritas dapat diintegrasikan melalui BRIPTURI.

BRIPTURI merupakan nomenklatur ekstrakurikuler Paskibra yang diharapkan bisa menjadi wadah sekaligus instrumen dalam penguatan pendidikan karakter dan kecintaan literasi peserta didik didasarkan kepada komitmen dan konsistensi warga negara yang sadar terhadap hak dan kewajibannya dalam upaya bela negara. BRIPTURI merupakan miniatur gerakan nasionalis yang terdapat di sekolah, dan diharapkan pula bisa mengintegrasikan sikap, pengetahuan dan keterampilan kewarganegaraan, khususnya pada peserta didik agar menjadi generasi optimis dalam membangun bangsa dan negara.

Pada akhirnya, salah satu upaya untuk mewujudkan generasi yang cerdas dan baik (smart and good citizen) yang dapat dilakukan oleh guru di lingkungan SMA Negeri 1 Pemali maupun  di sekolah lain, adalah dengan cara aktualisasi pendidikan karakter dan kecintaan literasi melalui ektrakurikuler Paskibra.(***).

 

 

 

 

Related posts